Petaka Ujung Badik, Polisi Tangkap Pemuda MM Saat Mandi di Pantai Babana

1653
Anggota Polres Mateng sedang melakukan rekonstruksi atau olah TKP atas peristiwa penikaman antara adik dan kakak di Mateng, Sabtu, 14 Mei 2022. (Foto: Ruly)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Seorang pemuda MM (24 tahun) tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri dengan sebuah badik.

Pemuda MM ini diketahui mengalami gangguan. Pada saat stres di rumahnya, ia kemudian melampiaskan amukannya pakai badik (senjata tajam) ke tubuh kakaknya, kemarin, Jumat, 13 Mei 2022.

Peristiwa penikaman ini diceritakan oleh Yenteng, salah seorang warga Dusun Tumbu, Desa Tumbu, Kecamatan Topoyo, Mateng.

Yenteng mengaku mengetahui kondisi kejiwaan pelaku MM.

“Pelaku ini memiliki riwayat gangguan jiwa, stres,” kata Yenteng, Sabtu, 14 Mei 2022.

Menurut Yenteng, pemuda MM adalah adik korban (HS). Ia pernah masuk RS Dadi Makassar, Sulsel.

“Biasa memang ini kakaknya nasehati adeknya itu, ya nama orang tidak beres, ya begitumi,” tambah Yenteng.

Pada saat MM menikam kakaknya, HS (26 tahun), nyawa korban sudah tak bisa tertolong lagi.

Pelaku MM berhasil diringkus polisi di pantai Babana, Budong-budong pada Sabtu siang, 14 Mei, sekitar pukul 12.00 WITA.

Menurut keterangan Kapolres Mateng, AKBP Amry Yudi, saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan.

“Pelaku diamankan di pantai Babana yang sedang mandi, Sabtu siang,” kata Amri, seperti dikutip dari online Sulbar Terkini.

Menurutnya, pihaknya belum bisa memastikan apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan atau tidak, sebab masih dalam pendalaman kasus tersebut.

“Kalau sekarang belum bisa diputuskan, apakah dia gila atau tidak, butuh ahli untuk memutuskan,” tambah Amri.

Hemat Amri, kabarnya tersangka memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

RULY SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini