Nenek Arti (60) sedang terbaring di RSUD Pelewali. Arti adalah korban pembacokan oleh salah seorang cucunya, Aswing (21) di Kecamatan Matakali, Polman pada Selasa, 30 Juli 2019. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Korban pembacokan seorang nenek tua yang bernama Arti (60) oleh salah seorang cucu laki-lakinya yang bernama Aswing (21), saat ini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Lengan nenek Arti dengan salah satu ujung jemari yang terpotong (dikaburkan). (Foto: Wahyu)

Seperti yang diberitakan pada Selasa, 39 Juli, kemarin, Aswing telah dengan sengaja memarangi neneknya di Lingkungan Sederhana, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali, Polman. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WITA.

Salah satu jari tangan nenek Arti yang terpotong (dikaburkan). (Foto: Wahyu)

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya oleh Wahyuandi, menurut keterangan polisi dari Polres Polman, pelaku dan sejumlah barang bukti termasuk parang yang digunakan palaku saat menghabisi neneknya sendiri telah diamankan di Markas Polisi Resort (Mapolres) Polman untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Wajah nenek Arti dengan sebelah bola matanya sudah lepas (dikaburkan). (Foto: Wahyu)

Terpantau, pada Selasa sore, 30 Juli, kemarin, transtipo melihat secara kasat nenek Arti yang sedang terbaring di rumah sakit plat merah itu dalam kondisi kritis.

Hingga tulisan ini dibuat, Rabu, 31 Juli, belum terkonfirmasi kepada para pihak, bagaimana perkembangan terkini pada diri korban.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR