Kegiatan lounching oleh SKB Kabupaten Mamasa yang dihadir oleh Wakil Gubernur Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar pada Jumat, 27 September 2019. (Foto: Wahyu)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Kehadiran Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Kabupaten Mamasa tak hanya sebagai kelompok belajar saja, namun juga memberikan kesempatan bagi peserta didiknya untuk berkreasi dadalam segala bidang.

Kali ini SKB Mamasa akan membangan kemitraan dengan Pemerintah Desa Tondok Bakaru, Kecamatan Mamasa untuk mensuplay hasi kerajinan tangan yang nantinya akan dijadikan oleh-oleh khas Mamasa di wilayah objek wisata yang baru saja di Lounching oleh Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Hj. Enny Anggraeny, pada Jumat 27 September 2019.

Rencana pembuatan oleh-oleh khas Mamasa yang di program kan oleh SKB ini tak lain untuk meningkatkan keterampilan peserta didik kesetaraan.

“Rencana kami akan membuat gantung kunci yang terbuat dari bunga pinus dan juga tentunya kain tenun khas Mamasa pastinya”, kata Kepala SKB Kabupaten Mamasa Musrah Mula.

Selain itu kata Musrah, masih banyak lagi program-program yang akan dilakukan SKB kedepan hanya saja dalam waktu dekat ini kemungkinan dua item itu yang akan di utamakan terlebih dahulu sembari melihat apa yang diminati para pengunjung.

“Yang pasti tidak keluar dari keunikan yang ada di wilayah Kabupaten Mamasa, ini juga adalah langkah untuk memperkenalkan segalah khas dan keunikan yang ada di Kabupaten Mamasa”, katanya.

Ditambahkannya, dengan kegiatan yang dilakukan SKB Mamasa sangat direspon oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulbar, bahkan kata dia, Dinas Pariwisata Provinsi siap MoU dengan dengan hasil keterampilan yang dihasilkan oleh peserta didik SKB Mamasa kedepannya.

Hal itu mendapat respon baik dari Wakil Gubernur Sulawesi Barat Hj. Enny Anggraeny, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh pihak SKB Mamasa.

Pihaknya memberi ruang kepada pihak SKB Mamasa hadir di ibu kota Provinsi Sulbar (Mamuju) untuk audence lebih jauh sekaitan dengan program-program yang akan dilakukan kedepannya.

“Kami tunggu di Mamuju untuk bicara lebih jauh terkait program nya kedepan”, pungkasnya.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR