Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mateng H. Askary sedang beri sambutan dalam acara peresmian Ketawa Cantik di Desa Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Pada 11 Oktober 2018. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Ketawa Cantik adalah singkatan Kerajinan Tangan Warga Cendramata Unik yang dipamerkan di sekretariat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.

Pada 11 Oktober 2018 lalu, Ketawa Cantik ini diresmikan oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mateng H. Askary yang didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Pemkab Mateng Hj. Asmira Djamal, Camat Topoyo Basri Rahman, dan Bunda Debby serta tamu undangan.

Dalam sambutannya saat peresmian itu, H. Askary ucapkan selamat kepada para pengrajin pelepah pisang atas karya-karyanya yang unik. Katanya, disebut unik sebab dihasilkan dengan berbahan dasar pelepah pisang.

Askari berharap kepada para pengrajin semoga karya-karya mereka dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi masyarakat Mateng. Ia berpesan, pemerintah daerah akan dukung kegiatan-kegiatan semacam ini.

Di tempat sama, seusai peresmian Ketawa Cantik, Bunda Debby yang penggagas awal lahirnya keterampilan tersebut mengatakan, sebagai pembina saya berharap kerajinan tangan semacam ini dapat terwujud dan berkembang sehingga Desa Kabubu menjadi sentral pemasaran dari bermacam-macam kerajinan tangan.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mateng H. Askary yang didampingi Kepala Dinas Sosial Pemkab Mateng Hj. Asmira Djamal, Camat Topoyo Basri Rahman, dan Bunda Debby dalam peresmian Ketawa Cantik di Desa Desa Kabubu, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Pada 11 Oktober 2018. (Foto: Ruli)

Untuk proses produksi keterampilan itu sendiri, katanya, dapat terus dikembangkan dengan adanya ide-ide kreatif dari teman-teman yang lebih unik lagi, serta harus dibarengi dengan pendamping kelompok-kelompok UKM dari pemerintah terkait agar produksi yang dihasilkan oleh pelaku UKM dapat terus berlanjut.

“Ke depan, kreatifitas semacam keterampilan ini dapat dijadikan oleh-oleh bagi pendatang maupun masyarakat Mateng itu sendiri,” ujar Debby.

Manfaat dari kreatifitas keterampilan seperti ini, tambahnya, dapat memberi konstribusi terhadap pendapatan harian, dan juga terbukanya lapangan kerja baru.

Ini merupakan peluang usaha sebagai ladang bisnis yang sangat menguntungkan.

“Bahan-bahan kreatifitas kerajinan tangan ini adalah berbahan dasar pelepah pisang yang dapat diolah untuk dibentuk sesuatu yang unik seperti, tas, tempat sendok, plakat, kotak tissu, bingkai foto, gantungan kunci serta geografi dan bisa bermacam-macam lagi,” tuturnya.

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR