Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar bersama Bupati Mateng H. Aras Tammauni (kanan) di Masjid Raya Topoyo, Kamis malam, 16 Mei 2019. (Foto: Ruli)

TRANSTIPO.com, Topoyo – Kapolda Sulbar Brigjen Pol H Baharuddin Djafar bersama jajarannya melakukan safari Ramadhan di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) pada Kamis, 16 Mei 2019.

Safari Ramadhan orang nomor satu di jajaran Polda Sulbar ke Bumi Lalla’ Tassisara ini didampingi oleh orang nomor satu di Mateng, H. Aras Tammauni. Rombongan Kapolda Sulbar, Bupati Mateng serta jajaran Pemkab Mateng, dan pimpinan DPRD Mateng melakukan sholat tarwih di Masjid Raya Topoyo.

Brigjen Pol H Baharuddin Djafar bertindak selaku pembawa ceramah tarwih pada semalam. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh masyarakat Mateng agar menjadi contoh bagi saudara-saudaranya yang lain.

“Seperti contoh panutan yang dibawakan dan diajarkan kepada kita yaitu yang diajarkan oleh baginda Nabi Besar Muhammad SAW,” ujar Kapolda.

Guna menjaga kemanan dan ketertiban masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, Kapolda Sulbar juga menghimbau agar masyarakat Mateng tidak ada yang main petasan, karena hal itu berbahaya dan mengganggu ketenangan orang yang sedang beribadah.

“Kalau ada anak-anak kita yang main petasan, kita harus bertanya dibeli di mana itu petasan, dan kita datangi penjualnya agar kita sampaikan bahwa menjual petasan ini tidak dibenarkan karena tidak ada izinnya,” kata Baharuddin Djafar.

Ia juga juga menyampaikan soal kondisi listrik milik PLN yang sering kali tidak stabil di Mateng, menurutnya hal tersebut sudah dibicarakan dengan managemen PLN se-Sulawesi.

“Alhamdulillah, atas pertemuannya dengan pihak pemerintah dan seluruh kepala PLN yang ada di Sulawesi, insya Allah tahun anggaran berikutnya lampu PLN yang tidak stabil akan menjadi perhatian agar tidak lagi sering mati lampu di Mateng ini,” ucapnya.

Di akhir ceramahnya ia mengatakan, “Kabupaten Mateng ini berdiri dan didirikan oleh orang tua kita pak Bupati H. Aras Tammauni. Atas perjuangan serta kerja keras beliau mengawali selaku pionir serta pengorbanan beliau yang begitu besar.”

RULI SYAMSIL

TINGGALKAN KOMENTAR