Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju Hj. Siti Sutina Suhardi (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju Hj. St. Sutinah Suhardi mengatakan sampai saat ini pihaknya belum pernah mendapatkan jenis kosmetik yang ilegal. Hal itu ia sampaikan di ruang kerjanya pada Kamis, 14 Februari 2019.

“Sampai saat ini kami (Dinas Perdagangan) belum pernah mendapatkan bahan kosmetik ilegal dan kosmetik berbahaya,” ujar Hj. St. Sutinah Suhardi.

Memang di tahun kemarin, katanya, beberapa kali kita melakukan razia di lapangan bersama BPOM Mamuju.

“BPOM kemarin mengundang kita untuk pengawasan bahan makanan dan kita mendapatkan ikan yang berformalin namun ikan tersebut berasal dari luar daerah Mamuju,” ungkapnya.

Untuk produk-produk berbahaya, lanjutnya, seperti kosmetik terus terang kami dari Dinas Perdagangan Mamuju belum pernah turun bersama BPOM Mamuju melalukan pengawasan.

“Selama melakukan pengawasan di pasar, kami belum ada menemukan bahan kosmetik yang berbahaya, karena memang kami tidak dilengkapi alat tes terhadap kosmetik,” kata Hj. St. Sutinah Suhardi kepada kru laman ini.

Menurutnya, pada saat melakukan pengawasan di pasar, mereka hanya melihat kadaluarsa kosmetik dan tanda BPOM di kosmetik tersebut.

Sejauh ini langkah yang sudah diambil?

St. Sutinah Suhardi mengunkapkan, langkah yang diambil selama ini yaitu rutin melakukan pengawasan di lapangan, yang menjadi kendala kami yaitu alat tes terhadap kosmetik seperti yang dimiliki BPOM kami tak punya.

“Kami berharap ke depan BPOM dan Dinas Perdagangan Mamuju bisa bekerja sama jika turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan di pasar terutama pengawasan terhadap kosmetik,” harapnya. (Tanyangan ini Dikerjasamakan dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju)

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR