Rumah Sakit Bhayangkara Sulawesi Barat, berdiri megah di sisi Jalan Arteri Mamuju, Simboro, akan diresmikan dalam April 2018 ini. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Jika tak ada aral, Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Sulawesi Barat, berada di sisi Jalan Arteri Mamuju, akan diresmikan bulan April 2018 ini.

Hal ini disampaiakan oleh Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol. Bahruddin Djafar saat diwawancara di Mapolda Sulawesi Barat dalam acara coffee morning, Rabu, 4 April 2018.

“Insya Allah RS Bhayangkara kita resmikan, antara tanggal 15 – 17 April 2018,” kata Brigjen Pol. Baharuddin Djafar.

Ia menuturkan, untuk persiapan peresmian rumah sakit, kita sudah lengkapi termusuk AC dan alat-alat canggih lainnya yang dikirim langsung dari Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta.

Hal itu, kata jenderal polisi bintang satu ini, kegiatan ini kita didukung penuh dari Polda Sulaweai Selatan dan Polda Kalimantan Selatan.

“Peresmiannya hanya soft opening, yaitu kita ingin melihat bagaimana alat yang ada dioperasionalkan karena tidak mungkin diresmikan begitu saja tanpa mulai soft opening dulu,” jelas Brigjen Pol. Baharuddin Djafar.

Ia juga menambahkan, harus melihat manajemen informasi dan sistem yang ada di rumah sakit tersebut, sehingga dengan manajemen informasi dan sistem yang baik, Rumah Sakit Bhayangkara Sulawesi Barat dapat dikelola secara baik dan benar, profesional.

Bagaimana hasil kunjungan tim dari Mabes Polri ke Rumah Sakit Bhayangkara?

“Dari kunjungan teman-teman dari Mabes Polri kemarin, kita sudah sepakati bahwa Rumah Sakit Bhanyangkara sudah bisa dioperasikan, tinggal pendukung administrasi dari pemerintah setempat dan pengawai sudah siap,” jawabnya.

Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol. Baharuddin Djafar saat diwawancara wartawan di Mamuju, Rabu, 4 April 2018. (Foto: Arisman)

“Dari Kesepakatan bersama, RS Bhayangkara sudah siap untuk dioperasikan,” katanya.

Berapa dokter yang akan disiapkan?

“Kalau masalah dokter kita sudah siapkan, dan bahkan kita juga akan didukung dokter dari RS Kramat Jati, Jakarta, salah satu buktinya pada saat peresmiann secara  soft opening, puluhan dokter yang berada di Jakarta akan datang ke sini,” jelas Kapolda Sulawesi Barat.

Ia tambahkan, dokternya sudah ada bahkan kita akan dibantu dokter yang ada di RS Kramat Jati, di mana alat seperti CT Scan dan USG empat dimensi itu sudah ada, bahkan olahan limbah rumah sakit juga sudah disiapkan.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR