Salah satu rumah warga di Desa Mesakada, rusak akbit tanah amblas. (Foto: Nalpan)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Beberapa pekan terakhir curah hujan cukup tinggi melanda wilyah Kabupaten Mamasa mengakibatkan bencana tanah longsor di sejumlah titik, beberapa rumah warga mengalami rusak sedang akibat longsor dan pergerakan tanah.

Di Kecamatan Tandukkalua’, Desa Mesakada, Dusun Bussu, rumah warga milik Oktavianus mengalami kerusakan bagian dapur akibat tanah amblas.

Bencana itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, awalnya terdengar bunyian keras oleh warga yang disangkanya bunyaian biasa. Setelah beberpa warga mendatangi sumber bunyian tersebut ternyata bagian dapur rumah milik Oktavianus telah diseret tanah.

Menurut Yermia salah seorang warga Desa Mesakada, kebetulan bertetangga Oktavianus, dirinya mendengar bunyian cukup keras secara beruntun sejak pukul 02.00 wita dini hari.

“Lalu pada pukul 03.00 setelah kami ternyata bagian dapur rumah Oktavianus sudah terseret tanah,” kata Yermia di saat dikonfirmasi, Senin 13 Januari 2020.

Rumah milik Oktavianus, warga Bussu, rusak akbit longsor. (Foto: Nelpan)

Akibat insiden itu, warga sekitar sempat heboh sembari berlari bertebaran menuju rumah Oktavianus maemastikan kejadian tersebut. Bahkan warga sempat panik demgan memadamkan meteran listrik di rumah masing-masing.

“Tidak lama kemudian kembali terdengar bunyian keras, kami cek ternyata bak air yang ada disekitar rumah milik Oktavianus juga mengalami kerusakan,” tuturnya.

Saat kejadian, Oktavianus beserta istri tidak berada di rumahnya, ia tengah berada di Pertamina Malabo. Setelah kejadian barulah dijemput ponakan.

Tidak ada korban jiwa pada kejadian itu, namun, beberapa rumah warga mengalami kerusakan ringan akibat pergeseran tanah.

WAHYUANDI

TINGGALKAN KOMENTAR