Kebakaran pasar Mambi, Kabupaten Mamasa, Jumat dinihari, 21 Desember 2018. (Foto: Humas Polda Sulbar)

Tulisan di bawah ini adalah rilis dari Kabid Humas Polda Sulawesi Barat (Sulbar) AKBP Hj. Mashura—hari ini, tepat pukul 14.35 WITA.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pada hari Jumat, 21 Desember 2018, sekitar pukul 02.30 WITA, telah datang ke Kantor Polisi Polsek Mambi, Kabupaten Mamasa, salah seorang laki-laki bernama Muhammad Hajidin alias papa’ Gery (47 tahun).

Muhammad Hajidin adalah seorang PNS Kemenag Kecamatan Mambi. Lelaki inilah yang memberikan laporan secara resmi atas kejadian kebakaran Pasar Mambi kepada Polsek Mambi.

“Sekitar jam 02.15 WITA, saya mendengar suara minta tolong, jadi saya terbangun dan langsung keluar rumah mencari sumber suara. Setelah saya di luar rumah, saya melihat api membumbung di dalam area pasar Mambi sehingga saya mengambil inisiatif untuk pergi melaporkan ke kantor polisi bahwa terjadi kebakaran di pasar Mambi,” demikian cerita papa’ Gery.

Kebakaran pasar Mambi, Kabupaten Mamasa, Jumat dinihari, 21 Desember 2018. (Foto: Humas Polda Sulbar)

Dalam rilis ini disebutkan, dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat konsleting di salah satu warung pojok milik Desi yang kesehariannya menjual gorengan, mie siram.

Adapun jumlah kios yang ikut terbakar sebanyak 24 ruko dan gardu tempel 2 unit yang rata-rata menjual pakaian jadi dan alat-alat rumah tangga.

Dua blok hangus terbakar, yakni Blok D dan Blok E. Berikut nama-nama pemilik ruko yang terbakar, sebagai berikut:

BLOK D; Nene Cudding 01, Nene Cudding 02, Hj. Mama Putri, Kanne, Kosong, Papa Randi, Mama Awal, Kosong, Kosong, Mama Ical 01, I’mang, dan Mama Ical 02.

Kebakaran pasar Mambi, Kabupaten Mamasa, Jumat dinihari, 21 Desember 2018. (Foto: Humas Polda Sulbar)

BLOK E: H. Tomo, Narti, Mama Eka, Kasma, Mama Aldi, Hj. Ramlah, Vivi, Mama Desi, Mama Ecce, Mama Hadi, Ancu’, dan Hj. Mama Anti.

Di samping E12 menepel gardu Ustad Madi. Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut diduga mencapai nominal sekitar Rp 500 juta, ini sudah termasuk harga barang milik pedagang yang ikut terbakar.

Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar pukul 04.30 WITA. Lambatnya pemadaman api diakibatkan minimnya sarana pemadam api di sekitar pasar. Warga hanya menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api.

Kebakaran pasar Mambi, Kabupaten Mamasa, Jumat dinihari, 21 Desember 2018. (Foto: Humas Polda Sulbar)

Nama-nama personil Polsek Mambi yang membantu warga memadamkan api dan mengevakusi barang-barang warga, yakni: Bripka Arianto S., Brigpol Hirwan, Brigpol Musrifan, Brigpol Wiwin Eko, Brigpol Firman B., Brigpol Agustino, Brigpol Hamsir, Briptu Syamjoyo, dan Briptu Syarifuddin.

Jajaran kepolisian dari Polsek Mambi masih mengamankan lokasi kejadian. Sementara untuk oleh TKP oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Mamasa. Polres Mamasa telah menurunkan personil untuk menjaga lokasi kejadin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pihak kepolisian mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

SARMAN SHD

2 KOMENTAR

  1. Katanya SDH ada musrembang membahas masalah, di peradakannya damkar di sektor wilayah kecamatan mambi, tapi mana hasilnya!!!…
    Tolong jangan berbasa bodoh dengan kampung sendiri…
    #wargakampungmambi

    • Ooo…. saya baru tahu nanda kalau ada program Pemkab Mamasa soal Damkar itu. Terima kasih sudah beritahu. Kelak saya tulis program Damkar itu.

TINGGALKAN KOMENTAR