Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (depan), di belakangnya tampak figura Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia Soekarno. (Foto: Net.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pada 13 tahun silam, atau Maret 2004, Presiden RI Megawati Soekarnoputeri berkunjung ke Polewali, ibu kota Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Bertempat di alun-alun Lapangan Pancasila, Pekkabata, Polman, anak kandung Proklamtor Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno ini jelas sekali mengelap air matanya yang menitis dari kelopak matanya.

Tak hanya itu, dalam pidatonya, salah satu sosok pejuang demokrasi Indonesia pra-reformasi nasional ini tampak sesegukan.

“Saya pernah dengar Bung Karno menyebut nama Mandar. Saya dengar beliau menyebut pejuang republik di Mandar ini, yakni ibu Andi Depu. Beliau memang tak sempat berkunjung ke sini (tanah Mandar, red), tapi saat ini saya telah tunaikan hasrat beliau,” begitulah kalimat Megawati Soekarnoputeri ketika berpidato di Polewali kala itu.

Saya, bersama 7 orang pengurus KNPI Polman dapat tugas mengawal kedatangan Presiden RI itu sejak turun dari pesawat helikopter di Stadion Sepak Bola Manding lalu mengantarnya hingga ke Lapangan Pancasila, Pekkabata.

Saat itu, tahun 2004. Presiden Megawati berjanji akan menandatangani Amanat Presiden (Ampres) usulan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.

Gaus Bastari (Alm.), sesepuh PDI Perjuangan Sulbar, beberapa tahun lalu, pernah bercerita kepada Penulis.

“Saya bersama sejumlah pejuang inti pernah bolak-balik dari DPR RI ke Teuku Umar, Jakarta—rumah Megawati—mengkonfirmasi proses pembentukan Sulbar untuk jadi provinsi. Jika bukan ibu Mega, Sulbar ini saya ragu belum terbentuk pada 2004 lalu,” kata Gaus Bastari kepada Penulis, beberapa tahun lalu.

Menurut informasi dari sejumlah elit PDI Perjuangan di d’Maleo Hotel sore tadi, jika tak ada aral yang menghadang, besok (Senin, red), Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan berkunjung ke Mamuju, Sulbar.

Ditanyakan agenda apa saja yang akan diikuti Megawati selama di Mamuju, Sulbar? Sumber laman ini belum bersedia beberkan secara detail tentang agenda tersebut.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR