(Ki-Ka) Moderator Khaidir Ramli, Ketua DPD PAN Polman Ajbar, Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah, dan Ketua Ombudsman Sulbar Lukman Umar. Tampak seorang penanya adalah Jamar Yasi Ba’du (kanan). (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Polewali – Dari warna gambarnya—yang tampak di spaduk besar yang dipampang—jelas benar jika Diskusi Publik ini milik Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Barat (Sulbar).

Kian terang pula sebab di spanduk itu tampak gambar Ajbar, politisi PAN yang juga Anggota DPRD Sulbar. Ia jadi legislator sesuai hasil Pileg 2014. Mewakili daerah pemilihan Sulbar tiga atau Polewali Mandar (Polman) satu.

Sebelum acara, Jamar Yasin Ba’du—politisi PAN Polman—akui jika acara Dialog Publik ini dihelat oleh PAN, partai berlambang matahari. Hal itu dikatakan ketika ditemui di kantornya, Jalan Mr. Muh. Yamin, Pekkabata, Polewali, Selasa malam, 12 Desember 2017.

Jamar Yasin Ba’du adalah Anggota DPRD Polman dari PAN. Ia sudah dua periode duduk di DPRD Polman—periode 2009-2014 dan periode 2014-2019.

“Sesunggunya kalau aturan ditegakkan, hanya DPRD yang bisa pecat bupati. Itulah hak kita. Juga bisa menuntut KPU kalau tidak menjalankan tugasnya, termasuk sosialisasi kepada wajib pilih agar menjadi pemilih yang baik. Jangan memilih karena dibayar tapi gunakan kak pilihnya tanpa intervensi. KPU sudah kita beri anggaran banyak, lalu sosialisasi terkait hal tersebut. Kita bisa tuntut,” kata Jamar Yasin dalam Dialog Publik PAN itu.

Sementara, Ketua Ombudsman Perwakilan Sulbar Lukman Umar menyampaikan, dalam proses politik itu tugas Panwas bisa menghentikan tahapan pemilihan bupati (Pilbup) kalau dianggap ada hal keluar dari mekanisme.

Dalam dialog ini hadir pula Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah. Ketika kesempatannya bawa materi, Usman bilang, melihat kondisi perpolitikan kita mesti kita optimis untuk bisa keluar dari hal tersebut, termasuk peran media.

Ajbar, yang terendus jadi “donatur” acara ini, mengatakan bahwa apa yang kita lakukan adalah merupakan program mendidik kader PAN.

“Ini juga menjadi media komunikasi terkait eksistensi partai yang selalu ada di hati para pendukungnya,” kata Ajbar.

Dialog Publik PAN ini dilaksanakan di Wonomulyo, Polman, Sulbar. Diskusi ini dimoderatori oleh Khaidir Ramli.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR