Jelang Pilkada Mamasa dan Polman, Kapolda Imbau Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai

888

TRANSTIPO.com, Mamasa – Jelang Pilkada di dua kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar), Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat Brigjen Pol. Drs. Baharuddin Djafar, menghimbau seluruh masyarakat Sulbar untuk bersama-sama menjaga pilkada agar berjalan dengan sukses, lancar, dan damai sehingga melahirkan pemimpin bertanggungjawab, mampu mengawal pembangunan daerah menjadi lebih baik.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kesadaran dari seluruh elemen masyarakat untuk menghormati hak politik sesama warga negara dengan senantiasa menampilkan sikap dan perilaku yang santun dalam berdemokrasi,” kata Kapolda Sulbar.

Menurutnya, potensi kerawanan yang timbul merupakan sebuah fenomena dalam masyarakat dan merupakan potensi gangguan yang harus dikelola dengan baik, agar tidak berkembang menjadi kerawanan kamtibmas atau gangguan yang dapat mengganggu pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tingkat kabupaten.

Ia mengatakan, agar Pilkda berlangsung sesuai dengan harapan, ada 5 poin yang perlu dicermati, dan jika diaplikasikan Pilkada akan damai dan demokratis, yakni:

  1. Melaksanakan Pemilu damai dan demokratis dengan menggunakan hak pilih sesuai hati nurani tanpa ada tekanan dari kelompok-kelompok yang punya kepentingan.
  2. Jangan mudah terprovokasi dengan isu hasutan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
  3. Gunakan hak suara Anda dengan cerdas.
  4. Situasi aman bukan hanya karena ada yang menjaga dan mengawasi, namun karena terpadunya sebuah sistem dan manajemen beserta komponen pendukungnya. Pilkada yang aman, damai, jujur, adil dan demokratis adalah harapan kita semua.
  5. Apabila masyarakat mengetahui ada personil Polri yang tidak netral dalam Pilkada ini dan dapat dibuktikan secara hukum, agar segera laporkan ke Polda Sulbar. Dan, untuk para bakal pasangan calon serta tim suksesnya agar melakukan politik santun, damai dan tanpa menggunakan isu-isu suku, ras, agama dan antar golongan (SARA) selama proses Pilkada.

Disamping itu, melalui Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura, Senin, 5 Februari 2018 menuturkan, Kapolda Sulbar menekankan politik santun dan damai sehingga akan menekan terjadinya potensi kerawanan selama berlangsung tahapan Pilkada.

“Kami menghimbau agar para bakal calon dan tim suksesnya dapat melakukan politik santun dan damai selama Pilkada. Tunjukkan etika berpolitik yang baik agar tidak menimbulkan gesekan dan gangguan demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbau Kapolda Sulbar melalui Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj. Mashura kepada transtipo.com.

FRENDY CHRISTIAN

TINGGALKAN KOMENTAR