Suasana Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Sulbar 2017 di Pantai Manakarra Mamuju, Jumat sore, 28 Oktober 2016. (Foto: Zulkifli)

Debat ini akan diselenggarakan oleh KPU Sulbar, dengan membahas enam tema.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat segera menggelar debat kandidat antar Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar. Debat yang akan melibatkan tiga Paslon ini akan berlangsung putaran pertama minggu kedua di Januari 2017.

Menurut Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah, debat kandidat antar pasangan calon ini dimaksudkan untuk memperkenalkan visi misi semua pasangan calon sebagaimana apa yang telah disampaikan pada kesempatan kampanye. Debat sebagai salah satu bentuk kampanye memang sesuatu yang berbeda dengan bentuk kampanye yang dilaksanakan oleh Paslon.

“Debat ini difasilitasi oleh KPU Sulbar, dan tempat pelaksanaannya pun dilakukan dalam satu panggung. Selain itu bukan saja akan ada pemaparan visi misi tapi juga akan ada segmen debat antar Paslon,” kata Usman Suhuriah.

Masih Usman, rencana debat kandidat ini akan dilakukan sebanyak tiga kali. Debat antar Paslon ini dilaksanakan tiga kali putaran untuk membahas sejumlah tema debat. Tema debat ini terdiri dari enam tema meliputi;

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten kota dan provinsi dengan nasional.

Dan, tema terakhir adalah memperkokoh NKRI dan kebangsaan. Keseluruhan tema ini diperkecil menjadi tiga bagian dengan cara menggabungkan dua tema setiap debat.

Dalam debat setiap putaran akan ada beberapa segmen, di antaranya segmen pemaparan visi misi, segmen pertanyaan tim pakar untuk penajaman visi misi, segmen debat antar Paslon, dan terakhir segmen pernyataan penutup.

Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah sedang menyampaikan pidato pembukaan Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Sulbar 2017 di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Jumat sore, 28 Oktober 2016. (Foto: Zulkifli)
Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah sedang menyampaikan pidato pembukaan Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Sulbar 2017 di Anjungan Pantai Manakarra Mamuju, Jumat sore, 28 Oktober 2016. (Foto: Zulkifli)

“Untuk segmen debat antarcalon, bentuknya ada tanya jawab antarcalon. Sementara pernyataan penutup atau clossing statement, Paslon bisa membuat pernyataan penting, mengapa menyebut diri layak dipilih? Pernyataan komitmen untuk mendukung Pilkada damai dan pernyataan untuk tak melakukan politik uang,” urai mantan Ketua KPU Polman ini kepada laman ini, Kamis sore, 29 Desember 2016.

Teknis pelaksanaan debat sesuai kesepakatan seluruh Paslon akan berlangsung pada 11 Januari 2017, 29 Januari 2017, dan terakhir 9 Februari 2017. Sebanyak dua putaran akan berlangsung di wilayah Sulbar, dan debat terakhir berlangsung di Jakarta.

“Kita berharap debat antar Paslon akan berlangsung seperti yang diharapkan. Lewat debat ini, masyarakat pemilih tentu bisa melihat dan mendengarkan visi misi Paslon. Lewat kesempatakan ini pula, masyarakat dapat mengetahui profil masing-masing Paslon sebagai referensi untuk menilai sebelum memberikan pilihan pada 15 Februari mendatang,” jelas Usman Suhuriah.

Usman menutup dengan mengatakan, “Dalam kesemptan ini pula para calon juga mendapatkan kesempatan yang baik untuk mempromosikan visi misinya serta visi keberhasilan yang dimiliki setiap Paslon. Jadi debat ini memiliki kemanfaatan strategis, baik Paslon itu sendiri terlebih lagi dengan masyarakat pemilih.”

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR