SMA Negeri I Bambalamoyu, Mamuju Utara, sedang melaksanakan latihan dasar kepemimpinan (LDK) siswa, beberapa waktu lalu. (Foto: Arham)

TRANSTIPO.com, Matra – SMAN 1 Bambalamotu, Mamuju Utara, punya banyak kegiatan tapi kurang anggaran. Hal ini terungkap ketika sekolah ini mengadakan latihan dasar kepemimpinan (LDK) selama 3 hari, 8 – 10 September 2016. Diikuti oleh ratusan siswa, dan selama pelatihan siswa diwajibkan bermalam di sekolah.

Hal itu dipraktekkan pada siswa yang dimasudkan agar para siswa mendapat pengetahuan dan pengalaman dasar tentang kepemimpinan sebagai bekal di kemudian hari.

Kepala SMAN 1 Bamabalamotu, Zultan, menjelaskan kegiatan ini dirangkaikan dengan bakti sosial di tempat pemakaman umum Bamabalamotu. “Kegiatan seperti ini rutin dilakukan tiap tahun, dimulai sejak 2012 atau sejak saya memimpin sekolah ini,” kata Zultan.

Berkat kedisiplinan SMAN I Bambalamotu, banyak siswa tertarik sekolah di sini. Sekolah ini dibangun pada 2005. Awalnya hanya dihuni 35 orang siswa. Namun seiring dengan waktu, atau sejak Zultan menggantikan Abdullah pada 2012, sekolah ini berkembang pesat.

Kini, SMAN 1 Bambalamotu sudah menampung 539 orang siswa. Jumlah siswa ini tak hanya dari Bambalamotu tapi juga ada siswa yang berasal dari perusahaan Astra Group.

Sekolah ini memiliki 17 ruang kelas belajar (RKB), 3 di antaranya belum punya meja dan bangku. Hal ini yang sedikit mengganggu kegiatan belajar mengajar sebab siswa terpaksa belajar melantai.

Untuk itu pihak sekolah berharap Pemkab Mamuju Utara melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga membantu. “Bagamaiana siswa bisa tenang belajar kalau mereka melantai. Ini tanggungjawab pemerintah, dan kami berharap persoalan ini segera diatasi,” harap Zultan.

Zultan agak menyesalkan adanya pengurangan anggaran tahun ini yang dikucurkan ke sekolahnya. Padahal, katanya, tanpa dikurangi pun jumlah biaya sebelumnya masih sangat minim.

“Seharusnya ditambah bukan dikurangi. Bagaimana pendidikan bisa meningkat kalau anggarannya minim,” kata Zultan kesal.

ARHAM BUSTAMAN

TINGGALKAN KOMENTAR