Mahasiswa IAI DDI Polewali sedang melakukan unjuk rasa di depan kampus mereka, Kamis siang, 12 April 2018. (Foto: Burhanuddin)

TRANSTIPO.com, Polewali – Pada Kamis, 12 April 2018, pukul 15.00 Wita, bertempat di halaman kampus IAI DDI Polewali Mandar berlangsung aksi unjuk rasa oleh mahasiswa IAI DDI.

Aksi ini diikuti oleh sekitar 50 orang mahasiswa. Koordinator lapangan (Korlap) adalah Muhammad Adewijaya.

Fokus tuntutan mahasiswa ini adalah terkait transparansi pengelolaan anggaran di  kampus IAI DDI. Dalam aksi ini tampak mahasiswa membakar ban bekas di halaman kampus.

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut empat hal:

Pertama, meminta Wakil Rektor II Mukhtar Mashudi untuk memberikan penjelasan terkait dana kegiatan kemahasiswaan.

Kedua, 10 persen dana SPP Kampus yang dibayar mahasiswa tiap semester diperuntukkan untuk kegiatan kemahasiswaan.

Ketiga, sudah berapa kali mahasiswa mengajukan proposal kegiatan namun ditampung oleh Wakil Rektor II Mukhtar Mashudi dengan alasan dana tidak ada.

Keempat, meminta kepada pihak kampus agar mengganti Wakil Rektor II Mukhtar Mashudi.

Satu pemandangan langka sebab salah seorang mahasiswa yang bernama Irfan Saputra (31 Tahun), berasal dari Rea Barat, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar, datang ke halaman kampus IAI DDI sembari menghunus sebilah badik. Hal ini mengundang reaksi dari para pengunjuk rasa.

Irfan Saputra langsung diamankan ke ruangan staf oleh personil Sat Intelkam Polres Polewali Mandar, dibantu beberapa mahasiswa.

Tak lama setelah itu, pihak kepolisian dari Polres Polewali Mandar membawa Irfan ke Mapolres Polewali Mandar untuk meredakan emosi para mahasiswa yang sedang berunjuk rasa.

Pasca ketegangan itu, pihak Kapolsek Polewali AKP Mansur S dengan mahasiswa bersama dosen melakukan negosiasi.

Salah satu kesepakatannya adalah Wakil Rektor II akan menemui mahasiswa untuk memberikan penjelasan terkait pengelolaan dana kampus, dengan catatan pihak mahasiswa tidak anarkis dan tetap tenang.

Meski arahan dari pihak rektorat tak diterima oleh pendemo, namun mahasiswa IAI DDI ini tak melakukan tindakan anarkis, hingga mereka bubar.

Sembari beranjak dari tempat mereka demo, hal yang mereka titipkan adalah akan kembali melakukan aksi unjuk rasa pada hari Jumat, 13 April 2018.

Hingga pukul 17.30 Wita keadaan sekitar kampus IAI DDI Polewali tetap aman dan tertib. Hal ini merupakan keberhasilan pengamanan dari personil Polres Polewali Mandar dan Polsek Polewali yang dipimpin oleh Kapolsek AKP Mansur S.

BURHANUDDIN HR

TINGGALKAN KOMENTAR