Wagub Sulbar Enny Anggraeni Anwar dan Bupati Mamuju Habsi Wahid hadiri gelaran wisuda sarjana STIEM Mamuju, d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Kamis, 21 Desember 2017. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

Wisudawan diharap ciptakan lapangan kerja.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar  mengingatkan para wisudawan STIE Muhammadiyah Mamuju agar tidak berharap banyak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), dan berharap dengan ilmu yang diperoleh dibangku kuliah dijadikan modal untuk mampu menciptakan lapangan kerja yang mandiri.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Sarjana Strata Satu (SI) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju ke XII Tahun Akademik 2017 di ball room d’Maleo Hotel, Kamis, 21 Desember 2017.

Enny pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiah sebagai organisasi masyarakat karena telah banyak mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya kehadiran perguruan tinggi STIE Muhammadiyah Mamuju yang telah banyak membantu pemerintah dalam menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Ini dibuktikan oleh STIE Muhammadiyah Mamuju, pada hari ini telah mewisudah putra-putri terbaik bangsa,” ucap Enny.

Terkait pengembangan SDM, Ia mengatakan, Pemprov Sulbar telah memberikan porsi urutan pertama melalui visi misi yaitu membangun SDM yang berkualitas, berkepribadian dan berbudaya yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022.

“Hal itu menjadi bukti dan tekad kami lima tahun kedepan untuk menjadikan Sulbar yang maju dan malaqbi,” tandas mantan Anggota DPR RI itu.

Sedangkan untuk menghadirkan dosen-dosen yang berkualitas, Pe,mprov Sulbar akan memberikan beasiswa bagi para dosen di perguruan tinggi yang ada di Sulbar secara bertahap mulai dari jenjang Strata dua (S2) sampai Strata tiga (S3).

“Mudah-mudahan langkah ini bisa menghadirkan dosen-dosen yang berkualitas dan mampuni yang pada gilirannya bisa melahirkan sarjana-sarjana yang berkualitas,” harapnya.

Kepada Civitas Akademika STIE Muhammadiya Mamuju, Enny berharap agar senantiasa meningkatkan pengelolaan pendidikan yang berkualitas, sehingga alumninya mempunyai kompetensi dan profesionalisme yang mumpuni di bidang ekonomi.

Melaui kesempatan itu, Enny berharap kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar proses STIE Muhammadiyah Mamuju menjadi Universitas dapat dipercepat.

Bupati Mamuju Habsi Wahid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Mumuju selalu menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah melaui Visi yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021 sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan.

“Karena disadari bahwa untuk mengukur kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), untuk itu kebijakan pembangunan pada bidang pendidikan mendapat perhatian besar bagi Pemeritah Kabupaten Mamuju,” kata Habsi.

Ia juga mengatakan, semoga predikat keilmuan yang disandang para alumni STIE Muhammadiya Mamuju dapat diaplikasikan dan menjadi modal utama mendesain masa depan sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Ketua STIE Muhammadiya Mamuju Muhammad Ali Chadra mengatakan, lulusan pada tahun ini merupakan yang terbanyak dengan jumlah 264 orang yang terdiri dari program studi ekonomi pembangunan sebanyak 57 orang, sedangkan program studi manajemen sebanyak 207 orang.

Ia menambahkan, terkait peningkatan dan memaksimalkan pelayanan, pihaknya telah melakukan kerjasama dengan Bank Syariah Mandiri dan Bank Muamalat cabang Mamuju untuk layanan keuangan bagi mahasiswa dan stakeholder lainnya.

Kepada Wisudawan ia berharap semoga menjadi alumni yang memiliki kepribadian yang kuat dan mampu memegang peranan ditengah-tengah masyarakat dan bangsa.

Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (KOPERTIS) wilayah IX Sulawesi Andi Rusdam mengatakan, cerminan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi telah berjalan dengan baik, itu terlihat dari pelaksanaan wisudah tersebut.

Ia mengatakan, alumni yang diwisuda tersebut merupakan putra-putri terbaik Negara Indonesia yang lahir dari sebuah proses pendidikan dan pelatihan di kampus yang siap mengabdikan diri bagi kepentingan masyarakat dan bangsa.

Sementara Pimpinan Pusat Muhammadiyah Majelis Diktilitbang Prof. Irwan Akib mengatakan, beasiswa yang disiapkan pemerintah provinsi agar dapat dimanfaatkan dengan baik oleh STIE Muhammadiya Mamuju.

Senada dengan wakil Gubernur Sulbar, ia mengatakan agar alumni dapat membuka lapangan kerja, jangan berharap menjadi ASN.

“Saya merekomendasikan agar para alumni dapat membuka lapangan kerja, saya meminta kepada Pemerintah Provinsi dan kabupaten untuk memberi mereka peluang untuk membuka lapangan kerja baru,” kata Irwan.

Menanggapi harapan Wakil Gubernur agar STIE Muhammadiya Mamuju secepatnya menjadi Universitas, ia mengatakan semoga tidak menggunakan waktu yang lama sehingga perguruan tinggi tersebut dapat menjadi Universitas, namun menurutnya untuk pengalihan itu harus didukung dengan SDM yang dimilikinya.

Hadir pada kegiatan itu unsur Forkopimda,  Guru besar Unismu Jakarta Prof. Masyitoh Chusnah, Guru besar Unismu Makassar Unismu Makassar, Pimpinan wilayah Muhammadiyah Sulbar, Para Civitas Akademika STIE Muhammadiyah Mamuju serta undangan lainnya.

MUHYIDDIN Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR