Foto bersama seusai penandatanganan naskah kerjasama oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat dan Balitbangda Sulawesi Barat dengan Fakultas Keguruan dan Pendidikan Unsulbar berlangsung di ruang pertemuan lantai III Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju, Selasa, 18 September 2018. (Foto: Dinas Kominfo Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sebagai upaya membangun tenaga pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), selain menggandeng Universitas Negeri Makassar (UNM) yang telah lebih awal dilakukan kerjasama, kini Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga melakukan kerjasama dengan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

Kerjsama ini ditandai dengan penandatanganan kerjasama dalam rangka memajukan sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Sulawesi Barat.

“Pemerintah Sulawesi Barat sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih  yang sebesar-besarnya terhadap Universitas Sulawesi Barat atas upaya  membangun kerjasama peningkatan SDM di Sulawesi Barat,” kata Drs. H. Arifuddin Toppo, M.Pd, Pj. Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat.

Pada acara penandatanganan kerjasama Dinas Pendidikan Sulawesi Barat dan Balitbangda Sulawesi Barat dengan Fakultas Keguruan dan Pendidikan Unsulbar berlangsung di ruang pertemuan lantai III Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju, Selasa, 18 September 2018.

Masih kata lelaki yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat, penandatangan tersebut merupakan bentuk kerjasama yang dinilai sangat perlu dilakukan demi peningkatan sumber daya untuk  para generasi penerus.

Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar tampak berbincang dengan tamunya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Mamuju beberapa waktu lalu. (Foto: Dinas Kominfo Sulbar)

Sehingga, tambahnya, salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan Sulawesi Barat dengan melakukan pelayanan khusus dalam bentuk layanan standar bagi sekolah-sekolah yang ada di daerah.

Selain hal tersebut, juga diperlukan bantuan suatu lembaga seperti Unsulbar untuk melakukan sinergi rancangan teknis bagi Dinas Pendidikan Sulawesi Barat dalam mewujudkan kebutuhan-kebutuhan tersebut.

Segala bentuk program harus didasari dengan beberapa kajian berdasarkan data yang rill, dimana prestasi yang dicapai tanpa melalui perencanaan dalam suatu kebetulan, dan sesuatu yang kebetulan akan susah untuk terulang.

Maka dari itu, menurutnya, agar capaian mampu diraih sesuai harapan maka sangat perlu melakukan kajian perencanaan yang matang.

“Kita harus mendorong anak-anak yang mau selesai dalam studinya, kita akan pilih dan memberikan biaya penelitian bagi mereka. Hal tersebut sangat membantu bagi mereka dalam menyelamatkan budaya-budaya yang kita miliki,” terang Arifuddin Toppo.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Balitbangda Sulawesi Barat Dr. H. Jamil Barambangi, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulawesi Barat serta para tamu undangan. Advertorial

DINAS KOMINFO SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR