Ketua Pansel Calon Sekda Mamasa Dr. Muhammad Idris DP (kiri). (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sebuah surat yang telah beredar luas di media daring dan media sosial facebook beberapa hari belakangan ini, adalah surat penting terkait hasil uji kompetensi oleh Pansel calon Sekda Mamasa 2018.

Surat itu resmi sebab berkop Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa, dan legalitas surat itu absah lantaran di ujung uraiannya dibubuhkan tanda tangan kelima orang Pansel—tanpa tercantum nama. Salah satu penandatangan tentunya adalah ketua pansel yakni Dr. Muhammad Idris DP.

Sejumlah hal penting tertuang dalam surat itu, antara lain pada judulnya berbunyi: Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa 2018.

Dalam berita acara disebutkan, Penetapan Hasil Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa.

Selain itu, ada tiga poin penting yang layak diketahui publik, yakni—dalam kutipan langsung—“Pada hari Sabtu tanggal 15 Desember 2018, pukul 13.00 WITA, bertempat di Kantor PKP2A II LAN Makassar, Jl Raya Baruga Nomor 8, Antang, Makassar, berdasarkan Rapat Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa, kami yang bertanda tangan di bawah ini masing-masing sebagai Ketua dan Anggota Panitia Seleksi menetapkan”:

(1) Hasil masing-masing Peserta Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa adalah sebagai berikut:

Ardiansyah, S.STP (Pangkat Pembina Tk I, Golongan IV/b) dengan nilai akhir 88,06 (peringkat 1);

Suryadi, SE, QIA (Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV/c) dengan nilai akhir 84,48 (peringkat 2);

Dr. Yakub F. Solon, SH, M.Pd (Pangkat Pembina Utama Madya, Golongan IV/d) dengan nilai akhir 79,53 (peringkat 3);

Hajai, M.Kes (Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV/c) dengan nilai akhir 79,22 (peringkat 4);

Ir. Mambu, MT (Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV/c) dengan nilai akhir 77,98 (peringkat 5);

Drs. Daud Tandi Arruan (Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV/c) dengan nilai akhir 74,04 (peringkat 6);

Drs. Kain Lotong Sembe (Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV) dengan nilai akhir 72,87 (peringkat 7);

Anwar, S.Pd, MM (Pangkat Pembina Tk. I, Golongan IV/b) dengan nilai akhir 72,00 (peringkat 8).

Yahyadin Karim, S.Pd, M.Si (Pangkat Pembina Utama Muda, Golongan IV/c) dengan nilai akhir 67,96 (peringkat 9).

Berita Acara Penetapan Hasil Pansel Calon Sekda Mamasa. (Foto: Net.)

(2) Penetapan nama-nama peserta sebagaimana pada poin 1 merupakan hasil penilaian secara obyektif dan akuntabel serta berdasarkan pada hasil penilaian Panitia Seleksi terhadap pelaksanaan penilaian kompetensi masing-masing peserta yang meliputi metode Assessment Center dan Wawancara Pendalaman Kompetensi Bidang.

(3) Demikian Berita Acara Penetapan Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Mamasa ini kami buat sebagai rekomendasi kepada Bupati Mamasa selaku Pejabat Pembina Kepegawaian.

Dengan hasil itulah kemudian, pada Kamis, 20 Desember 2018, selaku Ketua Pansel, Dr. Muhammad Idris DP berangkat ke Mamasa untuk bertemu dengan Bupati Mamasa Ramlan Badawi—pemilik hajatan yang sesungguhnya.

Esoknya, pada Jumat, 21 Desember, laman ini mengonfirmasi Doktor Idris terkait kedatangannya di Mamasa tersebut.

“Semalam saya sudah serahkan berkas nama-nama calon Sekda Mamasa kepada Bupati Mamasa,” kata Doktor Muhammad Idris pada Jumat, 21 Desember.

Mantan Deputi Bidang Diklat Aparatur LAN RI yang kini Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini mengatakan, ranking 1 s.d. 9 calon Sekda Mamasa itu sudah ada di tangan Bupati Mamasa.

“Ranking 1 – 9 sudah ada. Hari ini (Jumat, 21 Desember, red) Bupati Mamasa akan sampaikan lewat press release,” sebut Ketua Pansel Sekda Mamasa ini.

Mengenai pengumuman resmi oleh Bupati Mamasa pada Jumat siang itu, juga dibenarkan oleh Frans Kila, Pelaksana Tugas Sekda Mamasa saat ini.

“Maaf, saya bisa kirimkan tiga nama yang memiliki nilai teratas. Sangat intens kunjungan pak ketua (mungkin maksudnya, ketua pansel), adinda. Beliau sekaligus menyerahkan nama-nama untuk tiga besar hasil seleksi calon Sekda Mamasa, yakni pak Ardiansyah, pak Suryadi Pasau’, dan pak Yakub F. Solon,” begitu Frans Kila menjelaskan isi pertanyaan laman ini pada Sabtu, 22 Desember.

Tiga nama pamong terbaik itulah yang akan diteruskan oleh Bupati Mamasa Ramlan Badawi, mengikuti lazimnya mekanisme proses pencalonan sekretaris daerah di kabupaten/kota di Indonesia.

Informasi terbaru kembali datang dari Doktor Muhammad Idris selaku ketua pansel. Beliau menjawab pertanyaan laman ini melalui aplikasi WhatsApp pada Minggu, 23 Desember 2018, dinihari sekitar pukul 04.15 WITA.

“Hasil inilah yang akan dikonsultasikan dan dilaporkan oleh Bupati Mamasa ke Gubernur Sulawesi Barat, dan selanjutnya ke KASN dan ke Kemendagri di Jakarta. Saat ini semua full kewenangan pak Bupati Mamasa.”

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR