Ketua AJI Sulbar, Sudirman Samual (berdiri memegang mic) didaulat jadi juru bicara ketika sejumlah wartawan bawa tuntutan di Kantor Polda Sulbar, Jumat, 14 Oktober 2016. Wartawan di Mamuju yang mendatangi Polda Sulbar diterima oleh Wakapolda Sulbar Kombes Pol Tajuddin. (Foto: Risman Saputra)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sebagai bentuk solidaritas terhadap Joni Tonapa, seorang wartawan senior di Matra, puluhan wartawan di Mamuju mendatangi kantor Polda Sulbar, Jumat siang, 14 Oktober 2016. (Kronologi petaka yang menimpa Joni Tonapa, baca: Mulanya Liput Pembakaran, Teror Kemudian, Kamis, 13 Oktober 2016).

Segenap insan pers ini diterima oleh Wakil Kapolda Sulbar Kombes Pol Tajuddin yang didampingi oleh Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura. Sebagai cara menyingkat waktu yang sangat mepet siang tadi, Wakapolda Tajuddin dan insan pers laksanakan dialog di ruang pertemuan kantor Polda Sulbar.

Tajuddin dan Mashura duduk di depan untuk mendengar masukan yang disampaikan oleh sejumlah wartawan. Setelah itu, Kombes Pol Tajuddin menjelaskan dan menekankan sesuai prosedur di kepolisian ketika menangani kasus, termasuk yang dialami Joni di Matra.

Penekanan wartawan di depan Wakapolda Sulbar adalah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Kami minta kepada Polda Sulbar untuk segara menangkap pelaku pelemparan mobil rekan kami yang ada di Matra, beberapa hari yang lalu,” kata salah seorang wartawan di hadapan Wakapolda Sulbar.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Sulbar, Sudirman Samual, “Kami mendesak Polda Sulbar untuk mendesak Polres Matra. Polres Matra memanggil Joni untuk jadi saksi pada sengketa tanah di Matra, itu tidak betul dan meyalahi UU Nomor 40 Tahun 1999,” kata Sudirman Samual.

Wakapolda Sulbar kemudian beri tanggapan. Pihaknya mengaku akan menyelesaiakan kasus yang menimpa salah seorang wartawan di Matra.

“Kasus yang ditangani di Polres kemarin itu wajib ditindak lanjuti untuk diselesaikan. Rekan-rekan semua ini meminta atau tidak meminta itu wajib untuk diselesaikan,” tegas Tajuddin.

Lanjut Tajuddin, hari ini juga Kapolda Sulbar akan menelpon dan memanggil pihak Polres Matra untuk menjelaskan perkembangan kasus itu.

“Dengan masukan rekan-rekan, saya akan telpon Kapolres dan Reserse di Matra untuk minta penjelasan apa yang akan dilakukan ke depan terkait masalah ini,” janji Tajuddin.

RISMAN SAPUTRA/ANDI ARWIN

TINGGALKAN KOMENTAR