KH. Muhammad Syibli Sahabuddin, saat menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan di Mamasa, Senin 2 Oktober 2017. (Foto : Frendy Christian )

TRANSTIPO.com, Mamasa – Anggota DPD MPR RI, KH. Muhammad Syibli Sahabuddin, yang juga Ketua Yayasan Universitas Al-Asyariah Mandar (Unasman), menggelar seminar kebangsaan yang dilaksanakan di Aula Mini, Mamasa, Senin, 2 Oktober 2017.

Menurut KH. Muhammad Syibli Sahabuddin, seminar kebangsaan dimaksudkan sebagai upaya dalam membendung gerakan-gerakan anarkisme yang ingin mengutak–atik Pancasila, dan ingin memecah belah persatuan bangsa.

Sehingga, kata Syibli, sangat dibutuhkan penguatan sikap nasionalisme yang tinggi kepada semua elemen bangsa karena Indonesia memiliki kebhinekaan yang harus dijaga.

“Unasman adalah salah satu bagian kekutan yang ada di Indonesia, sehingga siapa pun kekutan dari luar yang ingin mengutak-atik Pancasila dan UUD serta ingin memecah belah persatuan bangsa, maka Unasman harus menjadi bagian untuk melawan semua itu,” ungkap KH. Syibli.

Dalam Seminar kebangsaan yang dirangkaikan dengan penyambutan mahasiswa baru Unasman, turut hadir Wakil Rektor Unasman Prof. Dr. Sukadji Sarbi, M.S, Bupati Mamasa Ramlan Badawi, Wakil Ketua DPRD Mamasa Martinus Tiranda, pihak Kejari Mamasa, Kapolsek Mamasa serta sejumlah masyrakat dan pengurus organisasi kepemudaan yang ada di Mamasa.

Seminar kebangsaan yang dilaksanakan Ketua Yayasan Unasman, KH. Muhammad Syibli Sahabuddin, mendapat respon baik oleh pemerintah daerah Kabupaten Mamasa. Bupati Mamasa Ramlan Badawi menuturkan, Pemerintah Kabupaten Mamasa akan selalu bekerjasama dengan pihak kampus Unasman dalam mendorong kemajuan pendidikan di Mamasa.

“Maju mundurnya pembangunan dalam suatu daerah sangat ditentukan oleh sumber daya manusianya (SDM),” ujar Ramlan.

Sementara Wakil Rektor Unasman, Prof. Dr. Sukadji Sarbi, M.S dalam sambutannya mengungkapkan, kehadiran Unasman di Mamasa harus dimanfaatkan sebaik-baiknya masyarakat Mamasa dalam mendorong kemajuan pendidikan yang di Mamasa.

FRENDY CHRISTIAN

 

TINGGALKAN KOMENTAR