Tenda pengungsian bagi warga Kabupaten Mamasa yang dibuat di depan Kantor KPU Mamasa, 15 November 2018. (Foto: Harun Al Rasyid)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sebagian warga Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), yang mengungsi ke beberapa tempat yang lapang di Mamasa akibat terjadi gempa bumi secara beruntun beberapa waktu lalu, kini sebagian dari mereka telah kembali ke rumah masing-masing.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamasa Daud saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler pada Senin pagi, 26 November 2018.

“Sesuai informasi yang saya dapat, sebagian warga sudah meninggalkan tenda pengungsian. Dalam data kami memang tak sedikit dari mereka (pengungsi, red) datang dari luar kota Mamasa. Beberapa waktu lalu mereka keluar rumah dan membuat tenda di beberapa tempat yang lapang untuk menghindari dampak akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Mamasa,” jelas Daud yang saat ini mengaku sedang berada di Makassar, Sulsel, untuk kepentingan pengobatan.

Ia sampaikan, di sejumlah tenda-tenda pengungsi di Mamasa masih banyak warga tapi memang sudah berangsur berkurang, beberapa hari terakhir ini.

Yang sudah kembali ke rumah mereka itu, kata Daud, umumnya warga yang tempat tinggalnya jauh dari kota Mamasa.

“Warga yang berdomisili di sekitar kota Mamasa masih berada di tenda pengungsian. Sebagian warga yang jauh dari kota sudah pulang ke rumahnya masing-masing. Tapi mereka yang pulang itu masih membuat tenda di depan rumahnya,” demikian penjelasan Daud yang ia mengaku jika saban hari tetap berkoordinasi dengan staf BPBD Kabupaten Mamasa.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR