Konferensi pers terkait hasil kunjungan rombongan Gubernur Sulbar ke Dubai, Uni Emirat Arab pekan lalu, Mamuju, Senin, 25 Februari 2019. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah menyampaikan kepada publik—melalui pewarta tentunya—terkait hasil kunjungannya ke Dubai, Uni Umirat Arab, pekan lalu.

Hasil kunjungannya ke Dubai tersebut kini disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar dalam sebuah konferensi pers di ruang rapat lantai II Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 25 Februari 2019.

Saat konferensi pers tersebut, Gubernur Ali Baal didampingi oleh sejumlah kepala OPD Pemprov Sulbar, terutama yang menemaninya ke Dubai tempo hari.

“Kunjungan itu bukanlah sekadar jalan-jalan melainkan menindaklanjuti kerja sama dengan pihak investor, yaitu kerja sama dengan perusahaan Ahmed Ramadhan Juma (ARJ) di Dubai, Uni Emirat Arab,” ungkap Ali Baal Masdar.

Ali menambahkan, kepergiannya bersama beberapa kepala OPD Sulbar itu bukan sifatnya hura-hura. Bagaimana tidak, katanya, kami bersama sejumlah kepala OPD yang berangkat ke Dubai disibukkan agenda pertemuan dengan memperkenalkan Sulbar kepada sejumlah investor.

“Di sana kita ketemu banyak perusahaan besar yang kita harapkan ke depan dapat kerja sama dengan mereka,” ungkap Ali Baal.

Di antara perusahaan yang kita ketemu, sebut Ali, yaitu perusahaan dari Brazil untuk bidang peternakan, perkebunan dan pertanian, dan juga pemasok daging dunia. Ada juga perusahaan dari Kanada, itu untuk bidang administrasi pemerintahan dan pengembangan teknologi (IT). Ada dari Finlandia untuk bidang pendidikan.

“Kita dorong bagaimana perguruan tinggi di Sulbar ditingkatkan. Ada perusahaan perminyakan, batubara, pariwisata, dan lain-lainnya,” ujar Ali Baal.

Di tempat yang sama, Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Sulbar Wahab Hasan Sulur menjelaskan, sebelum ke Dubai, pemprov Sulbar sudah melakukan pertemuan dengan pihak korporasi yakni ARJ Holding di ruang Hotel Kampenski di Jakarta, 18 November 2018. Itu dalam rangka penjajakan peluang investasi di Sulbar.

“Kita ke Dubai itu karena pihak korporasi mengundang Pemprov Sulbar untuk berkunjung sekaligus bertemu dengan jajaran direksi ARJ Holding LLC dan mitra perusahaannya pada 15-19 Februari 2019 di Dubai, Uni Emirat Arab untuk tindak lanjut peluang investasi di Sulbar,” urai Wahab Hasan Sulur.

Wahab juga bilang, adapun potensi yang dipaparkan Sulbar saat di Dubai, di antaranya potensi Sulbar di sektor energi dan sumberdaya mineral (ESDM), seperti pembangkit listrik tenaga air skala besar dan kecil, potensi mineral logam dan batubara.

Selain itu, sebut Wahab, potensi di bidang pertanian dan peternakan, serta usaha pembibitan dan pengembangan peternakan, potensi bidang kelautan dan perikanan, dan potensi pariwisata.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR