Andi Ibrahim Masdar menyatakan mundur selaku Ketua DPD Partai Golkar Polman, siang tadi, Kamis, 6 Oktober 2016. Pernyataan mundur dari Golkar ini disampaikan oleh lelaki yang biasa disapa AIM ini di rumahnya, di Pekkabata, Polman. (Foto: Burhanuddin HR)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Di Jalan Todzilaling, Pekkabata, Polman, Kamis siang menjelang tengah hari, ratusan orang berkumpul di depan rumah Andi Ibrahim Masdar. Tokoh Golkar yang juga Bupati Polman ini sedang jumpa pers dengan puluhan awak media: elektronik, cetak, dan online.

Ketua DPD Golkar Polman ini berbicara secara lugas jika dirinya mundur dari Partai Golkar.

“Saya atas nama Andi Ibrahim Masdar, Ketua DPD Partai Golkar Polman, selama ini besama teman-teman membesarkan Partai Golkar di Polman. Dengan ucapan terima kasih kepada Golkar—khususnya DPP dan DPD provinsi—atas kepercayaan yang diberikan pada saya selama ini,” kata Andi Ibrahim Masdar yang akrab disapa AIM, pada jumpa pers siang tadi.

Ada alasan yang dikemukakan oleh AIM sehingga dirinya memutuskan mundur dari Golkar. “Saat ini saya merasa tidak digunakan lagi dan tidak dibutuhkan lagi oleh Partai Golkar. Jadi mohon maaf, hari ini (Kamis, red), saya nyatakan mundur sebagai Ketua DPD Partai Golkar bersama semua pengurus mulai dari kabupaten, kecamatan sampai ke desa,” kata AIM yang siang tadi memakai kemeja sutra Mandar berwarna dominan merah.

Malam ini, sekitar satu jam yang lalu, kru laman ini menghubungi salah seorang kader Golkar yang dekat dengan AIM dan juga pengurus penting di DPD Golkar Polman.

“Dengan mundurnya pak ketua kami, maka mulai hari ini saya juga akan mundur dari kepengurusan Golkar Polman. Dan, saya tambahkan, ratusan pengurus dan kader Golkar akan mundur dari kepengurusan Golkar Polman,” kata seorang pengurus DPD Golkar Polman yang minta tak dipublikasikan dulu identitasnya.

“Pada akhirnya, adinda akan lihat kalau saya akan proklamirkan pada media bahwa saya telah menyusul dengan ketua saya yakni pak Andi Ibrahim Masdar,” kata sumber ini, menegaskan sikapnya.

BURHANUDDIN HR/ANDI ARWIN/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR