Penjagaan oleh petugas dari Polri saat pembukaan rapat pleno terkait rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu 2019 di tingkat Provinsi Sulbar, Mamuju, Rabu, 8 Mei 2019. (Foto: Arisman)
Personil Polri yang akan menjaga rapat pleno KPU Sulbar terkait rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu 2019 di tingkat Provinsi Sulbar, Mamuju, Rabu, 8 Mei 2019. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Rapat pleno terbuka KPU Provinsi Sulawesi Barat dijaga 216 personil dari Polri dan 30 personil dari TNI.

Rapat pleno terbuka tersebut dilaksanakan di Hotel Srikandi Mamuju selama 3 hari ke depan dan dimulai hari ini, Rabu, 8 Mei 2019, dengan agenda rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu 2019 di tingkat Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Di sela pengamanan rapat pelno KPU Sulbar tersebut, Karo Ops Polda Sulbar Kombes Pol Moch Noor Subchan mengatakan, personil yang dilibatkan untuk pengamanan rapat pleno ini mulai 8 s.d. 10 Mei 2w019 dijaga 216 personil dari Polri dan 30 personil dari TNI.

“Untuk pengamanan kita libatkan personil gabungan sebanyak 216 dan dari TNI sebanyak 30 personil,” ungkap Kombes Pol Moch Noor Subchan.

Moch Noor Subchab mengatakan jika pola pengamanan yang digunakan yaitu menggunakan pola ring, mulai dari ring 1 sampai ring 3.

“Memang rapat ini terbuka namun kita harus tahu siapa yang masuk dan harus kita periksa takutnya ada barang berbahaya,” bebernya.

Ia menambahkan, sebelum dimulai rapat pleno sudah dilakukan sterilisasi oleh pasukan Gegana sekitar pukul 05.00 WITA, pagi tadi.

“Harapan kita semoga aman dan lancar dan tanggal 10 sudah selesai,” tutup Kombes Pol Moch Noor Subchan.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR