Ketua Pansus Ranperda Radio Banua Mala’bi’ Drs. HM. Thamrin Endeng (kiri) saat berkunjung ke Kantor Radio Banua Mala’bi’ di Mamuju, Rabu, 29 Maret 2017. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat sedang membahas sebuah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Penyiaran Publik.

Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dimaksud adalah Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Banua Mala’bi’ di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Naskah Ranperda ini telah diserahkan oleh Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat (Sekprov Sulbar) Drs. H. Ismail Zainuddin, M.Pd dalam sebuah Rapat Paripurna Dewan di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) pada beberapa waktu lalu, dan diterima oleh Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat Andi Mappangara, S.Sos.

Kini, atau pada Rabu, 29 Maret 2017, Ranperda itu telah disetujui oleh Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Radio Banua Mala’bi’ di Ruang Komisi 1 DPRD Provinsi Sulbar.

Rapat Pansus Ranperda Radio Banua Mala’bi’ ini dimpin oleh Ketua Pansus Drs. HM Thamrin Endeng dan dihadiri oleh sejumlah Anggota Pansus serta mitra kerjanya dari OPD Pemprov Sulbar, yakni Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat dipimpin oleh Drs. H. Muzakkir Kulasse, MM. Ia didampingi oleh Staf Ahli Bidang Hukum Pemprov Sulbar, Perwakilan Biro Hukum, serta Kepala UPTD Radio Banua Mala’bi’ Drs. Muhammad Sadar.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat Drs. H. Muzakkir Kulasse,MM (kanan) sebagai mitra kerja Panitia Khusus Ranperda Radio Banua Mala’bi’, Rabu, 29 Maret 2017. (Foto: Ist.)

Dalam perbincangan dengan sejumlah kru media di Mamuju, Ketua Pansus Haji Muhammad Thamrin Endeng mengatakan, Ranperda Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Banua Mala’bi’ (RBFM) telah disetujui dan disahkan. Tinggal menunggu Rapat Paripurna DPRD Sulbar untuk pengesahan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala UPTD Radio Banua Mala’bi’, Drs. Muhammad Sadar, berharap agar Pemprov Sulbar memerhatikan Radio dengan memberikan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan operasional Radio.

MuhammadSadar juga bilang agar masyarakat Sulbar dapat memanfaatkan keberadaan Radio Banua Mala’bi’ dengan baik sebagai sumber informasi yang sehat dan bermanfaat demi untuk pencerahan dan pencerdasan berpikir.

Setelah rapat itu, Pansus Ranperda Radio Banua Mala’bi’ kemudian melakukan kunjungan Radio Banua Mala’bi’ di Mamuju dengan tujuan melihat langsung kondisi sarana dan prasarana radio itu pada.

Pimpinan rombongan Pansus Drs. HM Thamrin Endeng mengatakan, sarana dan prasarana radio ini memang perlu ditingkatkan demi pengembangan ke depan.

Masih Ketua Pansus ini menjelaskan, “Kami sangat mendukung adanya Ranperda tentang Radio Banua Mala’bi’ demi kepentingan publik Sulawesi Barat.”

Kunjungan Pansus ke Radio Banua Mala’bi’ ini juga ikut serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Barat Drs. H. Muzakkir Kulasse, MM dan jajarannya.

Di dalam kantor Radio ini, Muzakkir Kulasse bilang, “Semoga Radio ini semakin berkembang dan tetap memantik minat masyarakat Sulbar.” Advertorial

HUMAS/SEKRETARIAT DPRD SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR