Kapolda Sulbar Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto dan jajaran Polda Sulbar (kanan) sedang berdialog dengan sejumlah wartawan di Warkop 89 Mamuju, Senin malam, 26 September 2016. (Foto: Sarman SHD)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Diskusi Kapolda Sulbar Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto dengan sekitar 30 wartawan di Mamuju di Warkop 89 Mamuju, Senin malam, 26 September 2016.

Perwira kepolisian dengan pemilik satu bintang di pundak ini menjelaskan secara sederhana dan tuntas setiap pertanyaan yang diajukan sekitar 10 penanya dari perwakilan masing-masing media.

“Saya persilahkan bertanya sebanyak-banyaknya dan langsung pada pokoknya, ya,” begitu kata Lukman Wahyu ketika membuka diskusi semalam itu sembari menyunggingkan senyum. Meja dan kursi di Warkop 89 malam tadi disusun sedemikan rupa agar Kapolda bersama jajarannya dengan tak kurang 30 wartawan duduk saling berhadapan lebih dekat.

Kapolda Lukman mengungkapkan bahwa menghadapi Pilgub Sulbar 2017 ini, maka lembaga kepolisian di Sulbar yang dipimpinnya ini perlu bersinergi dengan wartawan. “Soft. Bikinlah berita tidak memancing-mancing ketegangan. Kata kuncinya soft. Sandinya aman. Kita mau Pilkada ini aman,” jelas Lukman Wahyu.

Menurut Kapolda, jumlah personil yang kini dimiliki Polda Sulbar sekitar 500 orang personil.

“Kalau keseluruhan personil di semua Polres yang ada di Sulbar sekitar 2500 orang personil. Sebelum tiba puncak Pilgub, kita akan tambah personil. Sebenarnya rencana kita sejak awal, ya, idealnya sekitar 2500 sampai 3000 personil Polda Sulbar. Tapi penambahannya bertahap,” urai Kapolda yang semalam tampil dengan kaos agak putih dan celana jeans abu-abu.

Kapolda Lukman Wahyu kerap menyinggung penulisan wartawan. Menurutnya, wartawan perlu memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap penyajian berita. Yang paling ditekankan Kapolda adalah agar wartawan tak mengeksploitasi pemberitaan yang berpotensi menyulut SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).

Kapolda juga bilang kepada sejumlah awak media, Polda Sulbar akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur jalan di Sulbar terus ditingkatkan.

Karena itu, menurut Lukman Wahyu, “Mari kita hadapi Pilgub ini dengan aman, sejuk, soft. Toh yang berkompetisi bukan orang lain juga. Semua totoh-tokoh Sulbar. Bahkan ada yang berkeluarga. Jadi, ya, kita bikin sejuklah Pilgub ini. Dan satu kata kuncinya, Polda Sulbar—dengan segala kemampuan yang terbatas—Pilgub ini harus aman.”

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR