Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Barat Budi Sudaryono (kedua kanan) berbincang bersama Kepala Bappaeda Sulawesi Barat Khaeruddin Anas (ketiga kiri) sebelum berlangsung kegiatan rapat koordinasi di Hotel Maleo, Mamuju pada Rabu, 2 Desember 2020. (Foto: Sarman Sahuding)

TRANSTIPO.COM, Mamuju – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Rapat Tahunan dengan tema “Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi” yang digelar di Hotel Maleo, Mamuju, Kamis, 3 Desember 2020.

Pertemuan tahunan itu menjadi wadah sekaligus agenda strategis Bank Indonesia untuk menjalin silaturahmi dan menyampaikan pandangan mengenai kondisi perekonomian terkini dan tantangan serta arah kebijakan Bank Indonesia kepada para stakeholders.

Untuk Sulawesi Barat, Kepala Perwakilam (Kpw) BI Sulbar Budi Sudaryono membahas sejumlah kendala ekonomi di tahun 2020, termasuk makroekonomi yang merosot di triwulan III tahun 2020, prospek ekonomi tahun 2021, dan arah kebijakan Bank Indonesia di Sulawesi Barat.

“Pada bagian kondisi makroekonomi tahun 2020 dijelaskan bahwa terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Barat dari 5,66% pada tahun 2019 menjadi -0,56%(ctc) pada triwulan III tahun 2020,” kata Budi Sudaryono.

Penurunan paling besar diakibatkan oleh penurunan pada sektor konsumsi rumah tangga, pertanian, dan ekspor. Namun, pada prospek ekonomi tahun 2021, perekonomian Sulawesi Barat diprediksi tumbuh pada angka 4% s.d. 6%.

“Dalam proses perbaikan ekonomi di Sulawesi Barat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia berkontribusi melalui 4 (empat) kegiatan utama, yaitu penyusunan rekomendasi kebijakan, pengembangan UMKM, implementasi sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, dan pengembangan klaster komoditas volatile food di Sulawesi Barat,” lanjutnya.

Selain itu, Bank Indonesia juga berkolaborasi dengan berbagai instansi terkait untuk menciptakan pola kerja kreatif demi tercapainya target pembangunan Sulawesi Barat yang Maju dan Malaqbi.

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar (ABM) mengapresiasi kontribusi dan kolaborasi Bank Indonesia di Sulawesi Barat. Selain itu, mantan Bupati Polman yang akrab disapa ABM itu mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam pembangunan ekonomi di Sulawesi Barat.

“Apresiasi untuk Perwakilam Bank Indonesia Sulawesi Barat atas kontribusinya dalam membangun perekonomian di Sulawesi Barat. Untuk itu saya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun perekonomian di Sulawesi Barat,” kata ABM.

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia tahun 2020 di Sulawesi Barat dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Ketua DPRD Sulawesi Barat Hj. St. Suraidah Suhardi, bupati se-Sulawesi Barat, pimpinan instansi vertikal di Sulawesi Barat, kepala dinas/badan/bagian se-Sulawesi Barat, pimpinan perbankan dan korporasi, akademisi, pimpinan media di Sulawesi Barat, serta hadirin virtual pada aplikasi zoom meeting dan youtube.

BI Sulawesi Barat juga menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Kompetisi Karya Ekonomi Sulawesi Barat (KKE-Sulbar) yang berlokasi di Sulawesi Barat (Daftar Terlampir).

Kompetisi Karya Ekonomi Sulawesi Barat merupakan sebuah kompetisi bisnis yang diikuti oleh peserta yang berasal dari Sulawesi, Maluku, Papua dengan tujuan untuk mendapatkan inovasi bisnis yang dapat diimplementasikan di Sulawesi Barat serta memberikan bantuan dan pembinaan kepada para UMKM sebagai wujud nyata peran BI dalam pengembangan UMKM di Sulawesi Barat.

Setelah itu, akhir dari sesi ini ditutup dengan penampilan refreshment dari Yura Yunita kepada seluruh hadirin sebelum acara dilanjutkan ke sesi selanjutnya.

Kemudian pada sesi Pertemuan Tahunan Bank Indonesia, Kantor Pusat Bank Indonesia, kegiatan diawali dengan penayangan video kaleidoskop Bank Indonesia serta pemberian BI Award dalam skala nasional kepada para pemenang yang kemudian dilanjutkan dengan pidato Gubernur Bank Indonesia dan Presiden Republik Indonesia.

Penerima BI Award Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat

No Kategori Penerima Award
1. Honorable Stakeholder yang mendukung pelaksanaan tugas Bank Indonesia (1) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Gubernur Sulawesi Barat).

2. Apresiasi kepada Pemerintah Daerah terkait pencapaian Roadmap dalam mendukung implementasi elektronifikasi (2) Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Majene.

3. Pemerintah Daerah yang memiliki progress terbaik terkait kelembagaan TPID (1) Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.

4. UMKM yang mendukung program Bank Indonesia terkait ketahanan pangan Sulawesi Barat (2) Poktan Bunga Tanjung dan Gapoktan Sipatuo.

5. Mitra yang mendukung perumusan kebijakan ekonomi daerah (2) BPS dan DJPBn.

6. Realisasi Penyaluran UPK (1) BPD Sulselbar Majene.

7. Bank yang mendukung kebijakan SP-PUR Bank Indonesia (1) BRI Mamuju.

8. Mitra Pengelola Kas Titipan Bank Indonesia (2) BPD Sulselbar Polewali Mandar dan BPD Sulselbar Pasangkayu

Pemenang KKE-SULBAR tahun 2020
Juara 1 Panganku (Sulawesi Selatan)
Juara 2 Meldeb Kitchen (Sulawesi Utara)
Juara 3 Pasar Tani (Sulawesi Selatan)
Juara Harapan 1 Kopi Kurrak Mandar (Sulawesi Barat)
Juara Harapan 2 Andeequ Cemilan Kita (Sulawesi Barat)

SUGIARTO – SARMAN SAHUDING

TINGGALKAN KOMENTAR