Rezky Satya, Manager Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Sulawesi Barat saat. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi salah satu fokus Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulbar.

Hal ini diungkapkan Rezky Satya, Manager Unit Pengembangan Ekonomi BI Sulbar saat diwawancarai usai menjadi nasarumber di acara Dinas Pariwisata Sulbar di Pantai Indah Mamuju, Kamis, 21 Maret 2019.

“Pengembangan sektor pariwisata di Sulbar memang menjadi salah satu fokus kami di Bank Indonesia (BI),” ungkap Rezky Satya.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan koordianasi dengan pusat, Bank Indinesia dengan Kementerian Pariwisita dan yang lain lain sudah kita lakukan kerja sama. BI yang melakukan kajiannya bagaimana sinergi antara satu tempat wisata dengan tempat wisata yang lain, dan ibu sudah banyak dilakukan Bank Indonesia dan Kementerian Pariwisata.

“Untuk di Sulbar kami juga sudah melalukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata, bahwa di Sulbar kami akan mengadakan beberapa event pariwisata,”  kata Rezky.

Resky mengatakan untuk tempat periwisatanya sementara kami akan berfokus di Mamuju yaitu di Pulau Karampuang, di mana kemarin kami sudah memberikan bantuan seperti membangun toilet umum dan pembuatan dermaga.

“Untuk dergamanya itu sekarang hancur karena terkena hantaman ombak, dan kita akan lakukan assessment lagi apakah kita akan memberikan bantuan atau ada hal yang lain lagi,” papar Rezky Satya.

Di akhir wawancara kami, Resky mengungkapkan yang utama dilakukan di Pulau Karampuang yaitu melakukan pembinaan-pembinaan kepada kelompok sadar wisatanya, karena untuk apa kita banyak fasilitas tetapi tidak didukung oleh masyarakatnya.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR