Ketua KPU Sulawesi Barat Usman Suhuriah. (Foto: Net.)

Usman Suhuriah: KPU Sulbar menghimbau parpol tidak menyerahkan dokumen di hari terakhir.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengimbau agar seluruh partai politik yang ingin memasukkan dokumen dalam rangka pendaftaran untuk menjadi calon peserta pemilu serentak 2019, penyerahannya tidak dilakukan pada hari-hari  terakhir.

Himbauan ini, menurut Usman Suhuriah, setelah memperhatikan aktifitas KPU kabupaten yang sampai hari ini baru saja satu parpol yang memasukan dokumen. Sementara disinyalir secara nasional terdapat sekitar 70 parpol—yang boleh saja sejumlah tersebut akan datang menyerahkan dokumen ke KPU kabupaten.

“Sesuai pantauan parpol-parpol yang datang masih sebatas untuk meminta informasi ke KPU kabupaten atau melakukan konsultasi. Jadi masih seputar konsultasi-konsultasi,” kata Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah kepada laman ini melalui WhatsApp, Senin, 9 Oktober 2017, malam ini.

Kita berharap, sebut Usman Suhuriah, partai-partai tidak menyerahkan dokumen pas di hari terakhir atau menjelang berakhirnya pendaftaran dan pemasukan dokumen yakni tanggal 16 Oktober 2017.

Usman himbau, perlu disampaikan bahwa sejak beberapa bulan pihak penyelenggara di tingkat KPU RI bersama masing-masing pengurus pusat parpol, telah berlangsung sosialisasi tentang teknis pelaksanaan pendaftaran dan verifikasi parpol calon peserta Pemilu 2019.

“Bagaimana teknis dan mekanismenya—dan terutama sosialisasi—terkait penggunaan aplikasi sistem informasi parpol (Sipol) yang bersifat wajib untuk digunakan parpol saat mendaftar. Hal yang sama pada tingkat KPU provinsi, KPU kabupaten semua melalukan sosialisasi teknis sebelum memasuki tahap pendaftaran. Sehingga parpol ini secara berjenjang tentu sudah memahami teknis pengajuan dokumen termasuk pemasukan dokumen di KPU kabupaten,” urai Usman Suhuriah.

Di akhir perbincangan ini, Usman Suhuriah berpesan, harapan kita agar tidak di menit terakhir pengajuan dokumen itu. Ini agar terdapat kesiapan bagi teman-teman parpol bila ternyata ada hal yang perlu dilengkapi, misalnya karena syarat kelengkapannya kurang dari yang ditentukan.

“Teman-teman parpol harus memperhatikan tahapan ini, di samping memperhatikan tahapan untuk perbaikan jika dokumen itu akhirnya butuh perbaikan,” kata Usman Suhuriah, mengakhiri perbincangan ‘jarak dekat’ ini.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR