Pejuang Sulbar Zikir Sewai Sudah Lama Sakit, Elit Sulbar Mana?

102

TRANSTIPO.com, Makassar – Malam ini, Minggu, 17 September 2017, atau pada ba’da magrib tadi, DR. Yundini Husni Djamaluddin rencananya akan besuk H. Zikir Sewai.

Beliau Zikir Sewai adalah salah seorang tokoh pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, tempo dulu.

Sementara Doktor Yundini—dosen di sekolah tinggi kepolisian di Jakarta—adalah anak kandung mendiang Husni Djamaluddin.

Ketokohan almarhum Husni tak hanya menginspirasi perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, namun beliau juga budayawan Sulawesi yang begitu kreatif, kaya imajinasi, dan konsistensi sikap ‘kemandaran’ yang sangat kuat.

Laman ini mengendus bahwa ternyata H. Zikir Sewai sudah lama sakit, bahkan telah berbilang tahun.

Beliau kini sedang terbaring tak berdaya di rumahnya, di perumahan yang asri di Griya Fajar Mas, Makassar, Sulawesi Selatan. Karena itulah, sebagai kerabat Yuyun—sapaan moderator pada debat publik kedua Pilgub Sulawesi Barat lalu—hendak menjenguknya.

Niat DR. Yundini Husni untuk jenguk salah seorang sesepuh itu—yang di masa perjuangan Sulawesi Barat dulu banyak membantu dari segi finansial—ternyata diurungkan.

Pasalnya, dalam pertimbangan mbak Yuyun, boleh jadi dengan kehadirannya pada malam begini di rumah tokoh yang sedang sakit, dia kuatirkan jangan-jangan justru mengganggu.

“Saya akan kunjungi beliau di rumahnya pada esok pagi, Senin, 18 September,” kata DR. Yundini Husni kepada laman ini.

Bagaimana kondisi terkini H. Zikir Sewai, itu yang ingin Yundini ketahui. Sebab menurutnya, ia mendapat info bahwa Haji Zikir jarang dibesuk oleh pimpinan pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat.

“Ini maumi ulang tahun lagi Sulawesi Barat. Mungkin tak ada yang menganggap penting besuk pejuang Sulawesi Barat yang sedang sakit, atau ziarahi makam pejuang Sulawesi Barat yang telah mendahului kita,” kata Yundini.

SHAIFUDDIN KADIR

TINGGALKAN KOMENTAR