MWR: “The Next Leader, Lanjutkan Berdikari AAS”

1101

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sepulang dari tempat upacara di pelataran Kantor Gubernur Sulbar, satu rangkaian acara ‘sakral’ dalam memeringati HUT Sulbar ke-12, Kamis, 22 September 2016, Munandar Wijaya Ramlan (MWR) menukilkan percik-percik inspiratif untuk ‘pesta’ bermakna di seantero Mandar besar ini.

Nukilan bernuansa pemikiran sederhana ini kemudian dikirimkan ke redaksi transtipo.com. Berikut adalah catatan ringan seorang pemuda Kabupaten Mamasa yang kini diberi amanah dalam jajaran pemimpin di ‘Rangas 3’ itu.

***

SEMOGA HUT Sulbar ke-12 tahun ini menjadi momentum penyemangat baru bagi Sulbar untuk lebih maju di masa yang akan datang.

Apresiasi besar tentunya patut kita acungkan kepada bapak Anwar Adnan Saleh selaku gubernur dua periode, beserta seluruh elemen yang turut dalam menyukseskan pembangunan Sulbar dalam kurun waktu 12 tahun. Kita tahu bersama bahwa Sulbat benar-benar beranjak dari titik nol.

Apresiasi itu jelas nyata, untuk kemudian provinsi jadi gemilang—jika melihat kemajuan dalam perjalanan 12 tahun Sulbar ini. Semua aspek pembangunan yang telah dirintis selama ini—sedikit demi sedikit—telah dirasakan oleh masyarakat banyak.

Dari sekian kemajuan pembangunan yang ada, tentu masih menyisahkan berbagai persoalan yang belum tuntas. Itu jelas karena keterbatasan waktu dan pelbagai faktor lainnya.

Oleh karena itu saya berharap, dan saya pun yakin, ini akan jadi harapan semua lapisan masyarakat, bahwa Pilgub di Februari 2017 mendatang akan jadi satu momentum untuk terlegitimasinya seorang sosok—atau dua figur sekaligus—yang visioner, memiliki gagasan dan mampu memahami persoalan yang ada.

Hal itu penting jadi landasan pacu dua pembangun yang baru nanti, sebab keberlanjutan pembangunan dari tangan Anwar Adnan Saleh ‘berpindah’ ke the next Gubernur dan Wakil Gubenur Sulbar sebagai hasil pilihan yang terbaik.

Nasib Sulbar ke depan akan sangat ditentukan siap the next itu. Dirgahayu Sulbar yang ke-12, semoga semakin maju dan semakin menampakkan eksistensinya dalam tatanan pemerintahan dan sosial yang mala’biq.

MAMUJU, 23 SEPTEMBER 2016

TINGGALKAN KOMENTAR