Menko PMK Puan Maharani menghadiri perayaan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-15 di lapangan Kantor Pemkab KSB di Taliwang, Selasa pagi, 20 November 2018. (Foto: Humas PMK)

TRANSTIPO.com, Sumbawa Barat – Mengawali Kunjungan Kerja (Kunker) Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Menko PMK menghadiri perayaan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) ke-15 yang dirangkai dengan kegiatan dialog dengan masyarakat dan penyerahan bantuan-bantuan. Acara diselenggarakan di lapangan Kantor Pemkab KSB di Taliwang, Selasa pagi, 20 November 2018.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Lahir buat KSB, di usianya yang ke-15 tentunya telah banyak kemajuan yang telah dicapai dan semoga semakin maju serta sejahtera rakyatnya. Dan Hari Lahir ini hendaknya memotivasi seluruh masyarakat KSB untuk dapat bangkit dan membangun kembali Sumbawa Barat yang lebih baik,” ucap Menko PMK mengawali sambutannya.

Sebagaimana dilaporkan Bupati, Kabupaten Sumbawa Barat berdiri atas dasar UU Nomor 30/2003 yang ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri.

Rasa simpati dan duka cita yang mendalam atas  musibah gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu yang meninggalkan berbagai kerusakan dan korban jiwa juga disampaikan Menko PMK.

“Namun, sekarang waktunya bangkit, kerja dengan jujur, ikhlas dan sungguh-sungguh seperti halnya motto KSB, sehingga dapat bernilai ibadah serta untuk masa depan KSB yang lebih baik lagi,” katanya.

Menko PMK juga menyampaikan apresiasi atas parade berbagai suku yang tinggal di KSB dan hidup rukun, mencerminkan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu, besarnya partisipasi para perempuan KSB dalam peringatan harlah ini menjadi bukti semakin berdayanya perempuan dalam pembangunan.

“Mari kita bersama-sama membangun KSB ini dengan semangat gotong royong, amanah, jujur, ikhlas dan sungguh-sungguh. Saya yakin dengan berprinsip itu semua KSB akan lebih maju dan lebih baik lagi,” kata Menko PMK.

Menko PMK Puan Maharani ikut menari bersama warga di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) saat ia baru saja tiba di daerah itu dalam rangka kunjungan kerja, Selasa pagi, 20 November 2018. (Foto: Humas PMK)

Menurut Menko PMK, pertemuan ini juga merupakan salah satu bentuk nyata sinergi bersama antara Pemerintah Pusat, Pemda, dan masyarakat dalam melaksanakan pembangunan.

“Mari membangun dengan semangat Pariri Lema Bariri, semangat untuk saling membangun dan menjaga daerah agar menjadi daerah yang maju,” ajaknya, dikutip dari Siaran Pers Bagian Humas dan Perpustakaan Biro Hukum, Informasi dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang diterima transtipo.

Sebelumnya, Menko PMK bersama masyarakat ikut menari bersama tari khas masyarakat Bima Dompu, yaitu tari Saremba Tembe serta menyaksikan parade budaya dari berbagai etnis yang ada di KSB.

Menko PMK juga berkesempatan menyerahkan bantuan-bantuan berupa kelengkapan alat sekolah, sembako, Al-Qur’an, dan benih padi. Menko PMK juga didaulat untuk meluncurkan Program Bantuan Non Tunai Berkelanjutan yang diinisiasi Pemkot KSB. Peluncuran ditandai dengan pelepasan balon udara dan burung merpati.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, beberapa Anggota DPR RI, Wakapolda NTB Brigjen Pol. Tajuddin, Bupati Sumbawa Barat Musyafirin, Danrem 162 Wira Bhakti NTB, Bupati/Walikota se-NTB, para anggota DPRD KSB, Kapolres, Dandim, para kepala dinas dan pejabat daerah serta tokoh masyarakat dan agama KSB.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR