Rapat penetapan TBS di ruang rapat Bidang Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Pemprov Sulbar, Jumat, 8 Maret 2019. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Tim penetapan harga buah sawit kembali menggelar rapat terkait penentuan indeks K dan tandan buah segar (TBS) di ruang rapat Bidang Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat, 8 Maret 2019.

Dipimpin oleh wakil ketua tim penetapan harga TBS Sulbar Abdul Waris Bestari bersama sekretaris tim penetapan Kimoto Boda. Hadir pula pembina Gabungan Perusahaan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sulawesi Muchtar Tonang serta perwakilan perusahan sawit dan petani sawit di Sulbar.

Abdul Waris Bertari mengatakan bersama kita tetapkan harga TBS untuk umur 10 sampai 20 tahun sebesar Rp1.035,23 dengan Indeks K sebesar 77.00 persen.

“Dibandingkan harga TBS di bulan Februari yakni sebesar Rp1.009,11. Kali ini mengalami peningkatan sebesar Rp26 dengan harga TBS sebesar Rp1.035.23,” terang Abdul Waris.

Waris Bestari berharap ke depan harga sawit mengalami peningkatan. Bulan ini, katanya, PT WKSM yang ada di Mamuju Tengah sudah memasukkan data, ditambah  PT Trinity juga sudah mulai beroperasi dan hari ini mereka datang dalam penetapan, mudah-mudahan bulan depan mereka juga sudah memasukkan datanya.

Rapat penetapan TBS di ruang rapat Bidang Produksi Perkebunan Dinas Pertanian Pemprov Sulbar, Jumat, 8 Maret 2019. (Foto: Arisman)

“Mudah-mudahan semua pabrik kelapa sawit yang ada di Sulbar dapat bergabung dalam penetapan harga TBS yang ditetapkan oleh pemerintah, sehingga menyebabkan persaingan dan membuat penjualan CPO semakin meningkat,” kata Waris Bestari.

Olehnya itu, sebut Waris, kami berharap agar semua petani sawit, apalagi saat ini sekarang masuk musin penghujan, agar dapat merawat dan melakukan perbaikan jalan agar TBS yang sudah dipanen dapat diangkut sampai ke pabrik. Kalau itu tidak dilakukan secara cepat maka pemotongannya juga akan semakin besar.

“Para petani selain memperhatikan buah sawitnya, mereka juga harus memperhatikan jalan aagar TBS yang sudah dipanen dapat segera dan cepat sampai ke pabrik,” ujar Abdul Waris Bestari.

Dari data yang ada, hanya 6 perusahaan yang ikut penetapan harga TBS bersama pemerintah di bulan Maret ini, yaitu PT Unggul WTL, PT Letawa, PT Pasangkayu, PT Surya Lestari Raya, PT Manakarta Unggul Lestari, dan PT WKSM. Sementara PT Trinity diwacanakan bulan depan sudah ikut memasukkan datanya dalam petetapan harga TBS.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR