Anwar Adnan Saleh harapkan lampu penerang selama pameran di HUT Sulbar ke-12 harus dijamin terang terus. Hal ini dia ungkapkan ketika berkunjung ke Artery Road, tempat pamerang pembangunan dan pagelaran budaya akan dilangsungkan nanti, Mamuju, Kamis pagi, 15 September 2016. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Beberapa hari ini, sebelum Idul Adha, Gubernur Anwar keliling ke pelbagai kabupaten di Sulawesi Barat ini.

Menghadiri acara Polewali Mandar Fok and Art Festival (PIFAF) yang berlangsung di Polewali Mandar pada 1 – 5 September 2016. Dari Polewali ia langsung terbang ke Jakarta untuk memastikan anggaran penambahan Bandar Udara Sumarorong di Kantor Kemenhub.

Dari Jakarta Anwar langsung ke Mamuju untuk mengikuti Launching Pilgub 2017 yang dilaksanakan oleh KPU Sulbar—termasuk Bawaslu Sulbar—pada 3 September ini.

Setelah itu, pada 9 September, Gubernur Anwar berangkat ke Mamasa dengan rombongan besar dari Mamuju untuk melayak atau lebih tepatnya mengikuti acara Rambu Solok keluarga almarhum Victor Paotonan.

Seusai sholat Jumat di Masjid Raya Mamasa, Anwar bersama istri dan rombongan kembali ke Mamuju. Barulah pekan ini, Gubernur Sulbar dua periode ini punya waktu untuk meninjau tempat pelaksanaan pameran pembangunan dan pagelaran budaya sebagai rangkaian penting pelaksanaan HUT Sulbar ke-12.

HUT Sulbar ke-12 nanti adalah hari ulang tahun provinsi yang akan sangat bermakna bagi Anwar. Pasalnya, dia sudah akan genap 10 tahun memimpin Sulbar. Juga, akan jadi HUT yang terakhir selama ia jadi gubernur.

Makanya, pada Kamis pagi, 15 September 2016, Anwar mengajak sejumlah kepala SKPD Pemprov Sulbar dan pihak perusahaan KMP serta PLN untuk melihat langsung tempat pelaksanaan pameran pembangunan di jalan arteri, Mamuju.

Anwar memastikan kepada pihak PLN dan pimpinan SKPD bahwa dia siap jadi jaminan terkait soal biaya yang penting lampu penerang selama HUT atau pameran dijamin terang benderang.

ANDI ARWIN/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR