Dari kiri ke kanan: Asisten Tata Praja Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Drs. H. Nur Alam Tahir, Kapolda Sulawesi Barat Brigjen Pol Nandang, Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Irjen Pol Carlo Brix Tewu, Ketua KPU Sulawesi Barat Usman Suhuriah, Kepala Kebangpol dan Linmas Sulawesi Barat Drs. H. Rahmat Sanusi, MM, Anggota KPU Sulawesi Barat Mursalim, Anggota KPU Sulawesi Barat Ir Rehang Mas'ud foto bersama seusai dialog dalam kegiatan Kunjungan Kerja Penjabat Gubernr Sulawesi Barat di Aula Kantor KPU Sulawesi Barat pada Rabu sore, 18 Januari 2017. (Foto: Zulkifli Darwis)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Irjen Pol Carlo Brix Tewu menjawab kekhawatirah KPU Sulawesi Barat tetang surat keterangan (Suket). Dalam Kunjungan Kerjanya ke Kantor KPU Sulawesi Barat pada Rabu sore, 18 Januari 2017, Gubernur Carlo Brix Tewu menyampaikan bahwa seluruh Disdukcapil di Sulawesi Barat agar berhati-hati dalam mengeluarkan surat keterangan.

Carlo juga berencana akan mengundang Kepala Disdukcapil Kabupaten se-Sulawesi Barat untuk mengklarifakasi data, dan akan disesuaikan dengan data yang ada di KPU Sulawesi Barat agar tidak ada kecolongan dan akuntabilitas.

“Kekhawatiran dari rekan-rekan KPU tentang Suket, kita juga sudah menyampaikan itu kepada Disdukcapil seluruh kabupaten agar supaya hati-hati dalam mengeluarkan surat keterangan. Sudah ada syarat. Ketentuannya kita semua sudah tahu,” jelas Carlo Brix Tewu.

Karni rencanakan nanti para Kadisdukcapil kita akan undang. Kita akan sharing data mana Suket yang sudah dikeluarkan oleh Disdukcapil supaya betul-betul kita klarifikasi agar tidak terjadi kecolongan di sektor Disdukcapil.

Oleh karena itu, kalau KPU sudah punya file, sudah punya data kita juga share agar kita punya akuntabilitas. Dan kita akan lakukan di seluruh kabupaten. Kami juga minta bantuan kepada rekan-rekan aparat keamanan agar juga bisa melihat jangan sampai ada surat keterangan yang sudah dikeluarkan yang tidak ada datanya.

Terkait masalah anggaran, Carlo mengatakan, “Kita sudah lakukan dan anggarannya sudah siap. Agar makin cepat yang tahapan pertama yang sudah kita distribusikan. Olehnya itu KPU tolong itu dipertanggungjawabkan agar  berikutnya ini kita bisa secepatnya. Kalau KPU bisa selesaikan hari ini atau besok, minggu depan sudah bisa kita cairkan.”

Masih dalam sambutan Carlo Brix Tewu, dirinya mengatakan sebagai penanggung jawab pesta demokrasi, menginnginkan pesta demokrasi ini berjalan lancar dan aman. Dirinya juga mengatakan jika ada ASN yang melanggar agar segera dilaporkan.

“Kita tidak mau pesta demokrasi di Sulawesi Barat ini cacat, apalagi tidak sesuai dengan ketentuan. Kita ingin supaya pesta demokrasi ini berjalan dengan lancar. Oleh karena itu kalau ada masalah-masalah yang kira-kira atau mungkin terjadi tolong sampaikan ke kita. Masalah pengamanan, ok. Masalah anggaran kita bisa bereskan, masalah ASN kita bereskan. Kalau ada ASN yang melanggar tolong disebutkan namanya,” urai Carlo Brix Tewu di Kantor KPU Sulawesi Barat. Advertorial

ZULKIFLI DARWIS

TINGGALKAN KOMENTAR