Ketua KPU Usman Suhuriah (kiri) bersama Ketua Bawaslu Sulbar Busran Riandy di Depan Kantor Setneg RI, Jakarta, Jumat, 12 Mei 2017. (Foto: Sarman SHD)

Petang tadi, jelang waktu berbuka, laman ini layangkan sejumlah pertanyaan—melalui WhatsApp—kepada Usman Suhuriah.

Berikut penjelasan Ketua KPU Sulbar ini.

TRANSTIPO.com, Mamuju – KPU Provinsi Sulbar segera akan memiliki rumah pintar pemilu (RPP). RPP kemudian berganti nama menjadi Boyang Pintar Pemilu (BPP) agar lebih melokal ini, pembangunannya masih terus digenjot.

Hal di atas disampaikan Usman Suhuriah pada Senin sore, 20 Juni, kepada laman ini. dimaksudkan, BPP ini dibangun dalam areal perkantoran KPU Sulbar, dengan memanfaatkan gedung lama yang sudah tak digunakan.

“Salah satu tujuan pendirian Boyang Pintar Pemilu KPU Sulbar ini adalah agar terdapat sarana belajar mengenai Pemilu, khususnya bagi masyarakat Sulbar,” kata Usman.

Dari tempat ini, jelas Usman lagi, kita harapkan menjadi pusat informasi dan pendidikan pemilih di Provinsi Sulbar. Selain itu, katanya, juga diharapkan sebagai sarana alternatif ketika warga Sulbar ingin memeroleh informasi menyangkut Pemilu.

“Di tempat ini nantinya akan ada ruang audio visual, simulasi, display dan ruang forum group diskusi (FGD),” kata Ketua KPU Sulbar ini.

Kehadiran BPP itu, dijelaskan secara substantif, bahwa lewat ruangan-ruangan ini nantinya bisa dilihat sejumlah materi Pemilu secara komprehensif. Dasar-dasar sejarah Pemilu dapat ditemukan di sini. Bukan hanya yang terkait dengan sejarah Pemilu di negara kita, tapi juga sejarah Pemilu di negara lain.

“Besar harapan kami, dengan keberadaan Boyang Pintar Pemilu ini dapat  dimanfaatkan oleh masyarakat Sulbar, terutama untuk pemilih pemula,” jelas mantan Ketua KPU Polman ini kepada transtipo.com.

Mantan aktifis Unhas dan sejumlah lembaga swadaya masyarakat di Sulselbar ini menambahkan, upaya yang akan dilakukan dengan keberadaan Boyang Pintar Pemilu ini, pertama-tama tentu akan lebih banyak dilakukan sosialisasi sebagai upaya mengenalkan keberadaan BPP ini kepada masyarakat.

Selain dengan cara itu, masih Usman, pihak pengelola BPP nantinya akan banyak mendatangi kampus atau sekolah untuk suatu upaya kerjasama. Harapan kita agar para mahasiswa atau para pelajar bisa mendatangi BPP.

“Insya Allah, setelah Idul Fitri Boyang Pintar Pemilu ini kita akan launching untuk memulai penggunaannya. Terkait dengan sumberdaya pendukung yang akan bertugas sebagai pelayan di BPP, nanti juga akan dilakukan orientasi agar lebih terampil dalam memberi jasa layanan kepada para pengunjung,” urai Usman.

Harapan Usman Suhuriah, para staf yang diorientasi dapat bekerja sebagai tutor atau juga sebagai pemandu secara profesional.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR