Irwasum Polri Komisaris Jenderal (Pol) Drs. Putut Eko Bayu Seno, SH (tengah) yang didampingi oleh Kapolda Sulawesi Barat Brigadir Jenderal (Pol) Drs. H. Baharuddin Djafar (kedua kiri) dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat Hj. Enny Anggraeni Anwar (kedua kanan) serta Ketua DPRD Sulawesi Barat Hj. Amalia Aras Tammauni (kanan) sedang melakukan pengguntingan pita tanda peresmian RS Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso di Mamuju, Senin, 16 April 2018. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Peresmian atau Soft Opening Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso yang berdiri kokoh di tepian Jalan Arteri Mamuju, berlangsung pada Senin, 16 April 2018, sekitar pukul 16.00. Wita.

Puncak peresmian dengan pengguntingan pita dilakukan oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Drs. Putut Eko Bayu Seno, SH.

Peresmian RS Hoegeng Iman Santoso ini dilaksanakan di gedung rumah sakit itu. Tampak banyak tamu undangan hadir, di antaranya jajaran Pemprov Sulawesi Barat, jajaran Pemkab Mamuju, kalangan pimpinan swasta, termasuk jajaran Polda Sulawesi Barat.

Komjen Pol. Putut Eko Bayu Seno di awal sambutannya mengucapkan, terima kasih telah menyambut saya dengan sangat meriah, dan permohonan maaf bapak Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian sebab tidak bisa hadir karena baru saja beliau pulang dari kunjungan kerja di luar negeri.

Sedangkan bapak Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal (Pol) Syafruddin saat ini lebih banyak melaksanakan kegiatan untuk menyambut Asian Games di mana Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga negara-negara di Asia tersebut.

Sekadar diketahui, Wakapolri Komjen Pol. Syafruddin dipercaya selaku Chief de Mission atau Ketua Kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2018.

“Kedatangan saya ke Mamuju, Sulawesi Barat, ini yang pertama kali, dan ini merupakan perintah langsung dari Kapolri dan Wakapolri untuk menghadiri peresmian Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso di Sulawesi Barat,” ujar Komjen Pol. Putut Eko Bayu Seno.

Dalam sambutan resmi Kepala Polri yang dibacakan oleh Komjen Pol. Putut Eko Bayu Seno, setiap institusi pemerintah dituntut untuk dapat mendapatkan  kepercayaan dari masyatakat dalam melaksanakan tugas yang diemban.

Demikinan juga dengan Polri sebagai institusi Negara yang bertanggung jawab dalam memelihara keamanan dalam negeri, senantiasa melakukan perbaikan demi meraih kepercayaan masyarakat.

“Selaras dengan uraian di atas, kegiatan Soft Opening Rumah Sakit Bhayangkara Hoegang Iman Santoso yang dilaksanakan Polda Sulawesi Barat—yang dirangkaikan dengan baksi sosial—selaku Kapolri, saya sangat menyambut dengan baik,” ujar Putut Eko Bayu Seno.

Kita sadari, sambungnya, kualitas dan kuantitas fasilitas kesehatan di wilayah Provinsi Sulawesi Barat masih terbatas. Hal tersebut berdampak kepada belum optimalnya pelayanan bagi personil Polri dan keluarga, juga masyarakat di wilayah Sulawesi Barat tentunya.

Jenderal bintang tiga di Kepolisian ini juga mengatakan, dengan nama Rumah Sakit Hoegeng Iman Santoso merupakan bentuk penghormatan kepada Kapolri yang ke-5, di mana beliau merupakan sosok pimpinan yang hingga saat ini senantiasa kita jadikan tauladan dalam integritas, loyalitas, dan semangat beliau dalam melaksanakan berbagai pembenahan dalam institusi Polri.

“Kami berhaparap keteladanan beliau dapat terus dilestarikan oleh semua personil Polri, khusunya anggota Polri di jajaran Polda Sulawesi Barat. Kehadiran Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Barat dapat menjadi salah satu persyaratan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi personil Polri bersama keluarga dan juga bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat pada umumnya,” sebut lelaki kelahiran Tulungagung, Jawa Timur, 56 tahun lalu ini.

Di akhir sambutan itu, ia sampaikan dengan penyelenggaraan bakti kesehatan yang dilaksanakan hari ini (Senin, red) yang diikuti ratusan masyarakat, melalui  penyelenggaraan yang berkualitas dan humanis diharapkan dapat meringankan beban penderitaan warga masyatakat serta semakin menumbuhkan kecintaan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Untuk mewujudkan Polri yang profesional, modern dan terpercaya, dapat  terdukung dengan kehadiran Rumah Sakit Bhayangkara Hoegeng Iman Santoso yang berdiri di Sulawesi Barat,” sebut Irwasum Polri ini.

Diharapkan, pintanya, ke depan pelayanan Rumah Sakit Bhayangkara dapat ditingkatkan baik sarana prasarana maupun tenaga medis.

“Dan, sinergitas antara semua pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah dan masyarakat, dapat dijalankan secara professional, tulus, dan ikhlas,” tutup Komjen Pol. Putut Eko Bayu Seno.

ARISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR