Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (tengah) sedang bersama dengan rombongan Komisi V DPR RI di ruang VIP Bandara Tampa Padang Mamuju, Sulbar, Kamis, 14 Desember 2017. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Sulawesi Barat sebagai provinsi termuda di Indonesia mendapat prioritas pembangunan dari Presiden RI Joko Widodo.

Hal itu dikemukakan ketua rombongan Komisi V DPR RI, Rendy M Affandy Lamadjido, dalam rapat kerja pembahasan konsep pembangunan bersama Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar di ruang rapat Bandara Tampa Padang Mamuju, Kamis, 14 Desember 2017.

Kunjungan tersebut juga sebagai bentuk penyerapan aspirasi dan penguatan bangsa yang membidangi pembangunan infrasruktur dan perhubungan laut, darat serta udara, untuk mengetahui persentase mitra kerja pemerintah demi mencapai perkembangan dan kemajuan ekonomi kesejahteraan bagi masyarakat daerah.

“34 provinsi di Indonesia ini, salah satu provinsi prioritas Presiden Joko Widodo ialah Sulawesi Barat ini. Pembahasan kali ini akan memperjuangkan semua kepentingan-kepentingan dan akan membangun Sulawesi Barat ini,” kata Rendy.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar kepada rombongan Komisi V DPR RI mengatakan minta perhatian untuk dua permasalahan yaitu, pembangunan di pulau-pulau kecil yang memiliki keterbatasan akses.

Kata ABM, dimulai dari Kepulauan Bala-balakang, Mamuju, dengan jumlah penduduk kurang lebih 3.000 penduduk dengan 12 gugusan pulau. Kedua, pembangunan fasilitas terminal baru di Bandara Tampa Padang, Mamuju.

“Kebutuhan pangan masyarakat Bala-balakang tidak lagi menjadi persoalan yang berat dikarenakan sumberdaya alam warga pulau cukup melimpah. Hanya saja, saat ini, program prioritas Pemprov Sulbar terkendala penanganan abrasi pantai yang mulai mengikis pulau tempat tinggal warga,” pinta Gubernur Sulbar.

Hal lain adalah, kata ABM, pelebaran kawasan terminal bandara dan pembebasan lahan bagi pemukiman warga. Untuk itu, Pemprov Sulbar akan mengajukan permohonan kepada menteri perumahan dengan pemberian solusi pembangunan perumahan dan lahan baru bagi masyarakat Kalukku, Mamuju, yang mendapat ganti rugi atas perluasan bandara.

“Pembangunan perumahan akan diusulkan sebanyak 160 unit lengkap dengan jalannya,” tandas mantan Bupati Polman dua periode ini.

FARID Kontributor

TINGGALKAN KOMENTAR