Ketua PWI Sulawesi Barat Naskah M. Nabhan sedang berada di Korea Selatan (Korsel) hingga 19 Desember 2017. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Seoul – Peruntungan Naskah M. Nabhan lumayan bagus. Hanya sehari setelah dilantik sebagai Ketua PWI Sulbar oleh PWI Pusat di Mamuju, 24 Oktober 2017, sebuah kabar ciamis ‘menghampiri’ telinga wartawan senior Sulbar ini.

Ketua PWI Sulbar akan berangkat bersama rombongan PWI Pusat untuk berkunjung ke Korea Selatan selama satu minggu, atau 13–19 Desember 2017.

Kabar dari PWI Pusat itu boleh disebut sebagai ‘penghibur’ dari ketegangan jalannya Konferensi Provinsi III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulbar pada 24–25 Oktober 2017. Pada momen itulah Naskah didapuk jadi Ketua PWI Sulbar periode 2017-2022.

Di tengah kesibukannya membenahi organisasi wartawan tertua di Indonesia ini, Naskah tentu tak mungkin melewatkan agenda kunjungan ke Korea kali ini. Ia berangkat bersama sejumlah ketua PWI provinsi lainnya—dalam jumlah terbatas—dengan mentornya adalah PWI Pusat.

Bagi Naskah, negeri gingseng—salah satu julukan Korea Selatan—ini sudah tak asing tentunya. Lima tahun lalu, bertepatan sedang diselenggarakannya Konferensi Provinsi II PWI Sulbar, Naskah M. Nabhan sedang berada di Korea.

Tapi kunjungannya ke Korea kala itu atas ajakan media group tempatnya bernaung. Saat itu jabatan Naskah adalah Ketua DKD PWI Sulbar.

Sajian berikut adalah untaian Naskah dari Seoul, Korea Selatan, melalui layanan WhatsApp yang ditujukan kepada portal berita sulbarexpress—FAJAR Group. Lalu, laman ini mengutipnya, tanpa secara utuh tentunya, untuk kepentingan siaran kepada Pembaca yang Budiman.

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sudah lima tahun kerja sama dengan Journalist’s Association of Korea (JAK)—PWI-nya Korea Selatan. Kunjungan ini memilih tema yang asyik: Memadukan Pers dan Kopi.

Pada Rabu, 13 Desember, di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Sekjen PWI Pusat Hendry Ch Bangun berbicara dulu kepada rombongan.

Hendry Ch Bangun adalah pimpinan delegasi PWI ke Korea kali ini. Dari penyampaian Hendry, terpetik dua hal sebagai intisari, antara lain:

Pertama, mengenalkan kembali komoditas kopi dari Indonesia. Kedua, memetik pelajaran berharga dari masyarakat pers di Korea Selatan. Terkhusus, cara pers Korea yang berhasil mempromosikan tanaman ginseng sebagai salah satu brand utama negara itu.

“Masyarakat pers di Korea Selatan memiliki cara yang terbukti jitu ikut mempromosikan ginseng ke seluruh dunia. Setelah itu, mereka berhasil mempromosikan produk-produk unggulan lain dari Korea Selatan, seperti yang kita kenal sekarang ini,” Hendry Ch Bangun menjelaskannya secara detail.

Anggota Dewan Pers RI ini menambahkan, kopi yang dibawa rombongan ini berasal dari Aceh, Jambi, Pontianak, Tanjung Pinang, Bengkulu, Makassar, dan beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Kopi beragam kemasan ini akan diberikan kepada institusi dan media yang dikunjungi dalam program ini.

Siapa saja anggota delegasi PWI ini?

Ketua PWI Sulawesi Barat Naskah M. Nabhan (kedua kanan) tengah bertolak ke Korea Selatan (Korsel), Jakarta, 13 Desember 2017. (Foto: Ist.)

Ketua PWI Sumatera Utara Hermansjah, Ketua PWI Jambi Saman Muraki, Ketua PWI Yogyakarta Sihono, Ketua PWI Solo Anas Syahirul Alim, Ketua PWI Sulawesi Barat Naskah M. Nabhan, Ketua PWI Kalimantan Barat Gusti Yusti Ismail, dan Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat Teguh Santosa.

Setibanya di Korea, delegasi PWI dijadwalkan berkunjung ke sejumlah media di Korea Selatan, seperti Hankook Ilbo. Juga ada rencana berkunjung ke arena Olimpiade—akan digelar pada musim dingin, tepatnya Februari 2018.

“Perlu bagi kita pelajari persiapan Korea Selatan menggelar event olahraga internasional sekelas Olimpiade ini. Apalagi dalam waktu dekat Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Asian Games,” masih kata wartawan senior Kompas ini.

Delegasi PWI juga direncanakan berkunjung ke Institut Konvergensi Teknologi Karbon. Selain itu, direncanakan bertemu Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Republik Korea Umar Hadi, dan Dubes Hubungan Internasional Kota Seoul Kim Chang Beom—kabar-kabar, dalam waktu dekat tokoh ini akan menjadi Dubes Korea di Indonesia.

Pertemuan Dubes Umar Hadi dan Dubes Kim Chang Beom diharapkan dapat memperdalam pemahaman mengenai upaya-upaya kedua Negara—Korea dan Indonesia—dalam meningkatkan kualitas hubungan bilateral.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR