Wakil Gubernur Sulbar Hj. Enny Anggraeni Anwar (tengah) sedang memimpin rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulbar di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 23 Mei 2017. (Foto: Muhyiddin)

Hj. Enny Anggraeni Anwar: Tingkatkan koordinasi dan sinergitas

TRANSTIPO.com, Mamuju – Wakil Gubernur Sulbar, Hj. Enny Anggraeni Anwar, meminta kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan OPD lingkup Pemprov Sulbar untuk meningkatkan koordinasi.

“Melalui High Level Meeting ini, kepada TPID se-Sulbar dan semua OPD yang terlibat di dalamnya untuk bekerja sama, mensinergikan kegiatan yang bertujuan untuk pengendalian inflasi yang rendah dan stabil,” kata Wagub Sulbar Enny Anggraeni saat membuka acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah Sulbar di Lantai II Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 23 Mei 2017.

Rapat HLM ini diselenggarakan oleh Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemprov Sulbar. Kegiatan ini merupakan bagian dari koordinasi jelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H.

Mantan Ketua TP PKK Sulbar ini mengatakan, pertumbuhan ekonomi Sulbar tumbuh positif dan berkesinambungan. Hal ini, katanya, dicapai melalui stabilitas harga yang tercermin dalam tingkat inflasi.

Berdasarkan pantauan Badan pusat Statistik (BPS), inflasi Sulbar untuk April sebesar 0,06 persen Month to Month (MTM) atau setara dengan 4,25 persen Year on Year (YOY).

“Saya percaya bahwa pencapaian positif ini tak terlepas dari peran aktif pemerintah daerah melalui TPID Sulbar dan kabupaten serta lembaga lainnya yang mendukung program pengendalian inflasi,” kata mantan Anggota DPR RI ini.

Melalui kesempatan ini Wagub Enny berharap agar TPID se-Sulbar, aparat penegak hukum, OPD, serta lembaga terkait untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi yang baik.

Dengan begitu, pesan Enny lagi, maka dapat diketahui kecukupan stock dan kelancaran distribusi. “Termasuk pula perkembangan harga-harga komoditas yang biasa menyebabkan kenaikan inflasi pada Ramadhan dan Idul Fitri,” katanya.

Wagub Enny Anggraeni contohnya, sejumlah komoditas yang perlu dikontrol itu seperti, beras, daging, ayam ras, bawang merah, cabe keriting, telur ayam ras, dan beberapa komoditi lainnya.

“Jangan lupa juga angkutan udara dan antar kota. Dengan koordinasi yang kuat kepada semua stakeholder maka penimbunan stock yang menyebabkan kelangkaan-kelangkaan komoditi dapat dihindari,” tegas Enny.

Dalam rapat ini, Wagub Sulbar sampaikan, beras merupakan komoditi yang paling berpengaruh saat Ramadhan dan Idul Fitri. “Untuk itu diharapkan kepada Bulog agar menjaga ketersediaan beras. Pastikan beras cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang dan saat Ramadhan dan Idul Fitri,” harapnya.

Beberapa waktu lalu, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melakukan peninjauan ke gudang Bulog. Kala itu, gubernur hendak memastikan ketersediaan beras. “Dan, Alhamdulillah, jelang Ramadhan dan Idul Fitri beras kita akan mencukupi,” kata Ali Baal Masdar tempo hari.

Kepala Bidang Perekonomian Biro Ekbang Sulbar, Asmar mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Peraturan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 52 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2016.

Serta, kata Asmar, Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pembentukan Panitia High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Barat.

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah melakukan koordinasi untuk menjamin ketersediaan stock dan kelancaran distribusi bahan pangan pokok pada tiap kabupaten di Sulbar menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2017.

Yang berit, masih Asmar, mengidentifikasi permasalahan-permasalahan dalam pengendalian inflasi di tiap kabupaten. Kegiatan High Level Meeting diikuti oleh 50 orang dari pelbagai OPD terkait dan TPID se-Sulbar.

Dalam rapat ini, sejumpah pihak hadir, antara lain Kepala Biro Ekbang Sulbar Muh. Ali Chandra (duduk di sisi kiri Wagub Sulbar pada gambar di atas, red), Kepala Kantor BI Wilayah Sulbar Dadal Angkoro, Kepala BPS Sulbar Suntono, dari Polda Sulbar Dir Intel KBP Heri, TPID se-Sulbar dan undangan lainnya. Advertorial

MUHYIDDIN/HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR