Pasangan ABM-Enny diusung oleh 7 parpol dan didukung oleh 3 partai non kursi di parlemen serta partai baru. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Hari ketiga—Jumat, 23 September 2016—adalah hari terakhir waktu pendaftaran paslon Pilgub Sulbar 2017 yang telah ditetapkan KPU Sulbar.

Hari ini—Jumat menjelang ibadah wajib bagi Muslim dewasa—pasangan cagub-cawagub Sulbar 2016-2021 yakni ABM-Enny telah selesai mendaftar sebagai calon peserta Pilgub 2017.

Pasangan ABM-Enny datang mendaftar di Kantor KPU Sulbar bersama 7 pimpinan partai pengusung resmi dan 3 partai pendukung—partai non kursi di parlemen dan partai baru.

Selain pimpinan partai, juga diantar oleh ribuan pendukung dan simpatisan. Mereka datang dari 6 kabupaten di Sulbar. Adapula beberapa tokoh yang hadir di KPU Sulbar mendampingi pasangan usungan koalisi Maju & Malaqbi ini.

Antara lain, Malkan Amin (pengusaha dan mantan anggota DPR RI tiga periode), Andi Ruskati Ali Baal (Anggota DPR RI), Obed Nego Depparinding (mantan Bupati Mamasa dan ketua DPD Golkar Mamasa), Rizal Siradjjuddin (mantan Sekda Majene), Munandar Wijaya Ramlan (Wakil Ketua DPRD Sulbar dan Ketua Harian PUS Indonesia), dan seluruh Anggota DPRD Sulbar serta anggota DPRD dari 6 kabupaten yang tergabung dalam partai pendukung.

“Pasangan yang kami usung ini adalah pasangan dari koalisi besar, didukung oleh banyak partai. Itu pertanda bahwa ini adalah pasangan yang disukai dan dicintai oleh rakyat Sulbar,” kata Agus Ambi Djiwa—Ketua Tim Pemenangan ABM-Enny—ketika menutup acara konferensi pers di depan kantor KPU Sulbar seusai pasangan ini secara resmi mendaftar.

Hanya 3 menit sebelum sebelum seluruh rombongan paslon ABM-Enny meninggalkan kantor KPU, hujan turun dengan lebatnya. Sepuluh meter saja kaki melangkah dengan tanpa pelindung di badan, nyaris seluruh pakaian di badan basah kuyup.

Ini pertanda hujan lebat di Mamuju ini telah ‘menjemput’ pasangan ABM-Enny keluar dari sebuah awal prosesi penting dalam pesta demokrasi di provinsi yang telah diperjuangkan sejak dahulu kala dengan cara-cara yang malaqbi.

RISMAN SAPUTRA/ANDI ARWIN/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR