Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar Arifuddin Toppo. (Foto: Arisman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Dari hasil Ujiann Nasional Berbasis Komputer (UNBK), untuk jurusan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) di Provinsi Sulbar berada di urutan paling bawah.

Diwawancarai di ruang kerjanya, Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Arifuddin Toppo mengatakan, “Saya kira yang kita lihat pertama adalah kita bersyukur Sulbar sudah 100 persen sudah UNBK, jika orang mengatakan ilmu pengetahuan itu penting, tetapi lebih utama itu adalah kejujuran,” katan pada Senin, 20 Mei 2019.

“Pada waktu penyerahan nilai, alhamdulillah Sulbar tidak ada satu pun yang berkasus kaitannya dengan peserta UNBK berarti itu menandakan tingkat kejujuran kita sangat bagus,” terang Arifuddin Toppo.

Masih Arifuddin, kaitannya dengan persoalan untuk jurusan SMK yang nilainya paling terbawah, saya kira ini akan menjadi data untuk dipakai mempetakkan penyelesaian masalah mutu pendidikan di Sulbar terutama 3 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Metematika.

“Tentu kita akan mencari titik masalahnya apakah memang karena kekurangan guru atau guru yang mengajar bukan berkualifikasi tentu semua itu kita akan lihat,” kata Arifuddin.

Dari hasil itu, sebut Arifuddin, kita juga akan liat di ujian tersebut sudah ada gambaran bahwa pokok bahasan ini yang masih lemah dan inilah yang kita harapkan akan didorong bersama lembaga penjamin mutuh pendidikan (LPMP) untuk bagaimana semua guru yang ada dengan 3 mata pelajaran ini bagaimana tahun depan digodok untuk peningkatan mutunya.

ARISMAN

TINGGALKAN KOMENTAR