Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (kiri) menyerahkan naskah Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2016 kepada Wakil Ketua DPRD Sulbar H. Harun (kanan) di ruang Sidang Paripurna DPRD Sulbar, Selasa, 13 Juni 2017. (Foto: Muhiddin)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2016 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sulbar, Selasa, 13 Juni 2017.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyampaikan, pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun anggaran 2016 masih didominasi oleh program dan kegiatan yang sifatnya pro-rakyat.

Di antaranya, program kegiatan penyiapan sarana dan prasarana infrastruktur dalam penyelengaraan pemerintahan, program pemberdayaan masyarakat, penanggulangan kemiskinan dan pengurangan pengangguran dengan tetap mempertimbangakan potensi dan kondisi sosial daerah.

“Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2016 yang telah kami serahkan kepada anggota dewan yang terhormat, kami susun berdasarkan laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2016. Laporan ini pula telah diserahkan oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Sulbar pada Sidang Istimewa DPRD Provinsi Sulbar pada 7 Juni 2017,” jelas Ali Baal Masdar.

Terkait penyelenggaraan program kegiatan, ABM menambahkan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan yang telah dirumuskan bersama dalam APBD tahun anggaran 2016 untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam mengejar ketertinggalan dan mensejajarkan dengan provinsi lainnya di tanah air.

Masih kata ABM, APBD tahun anggaran 2016, pendapatan daerah terdiri dari komponen pendapatan asli daerah dana perimbangan/transfer serta  lain-lain pendapatan yang sah yang ditargetkan sebesar Rp 1.699,48 triliun lebih, dan tercapai realisasi sebesar Rp 1.688,60 triliun lebih atau sebesar 99,36 persen.

Pendapatan tahun anggaran 2016 mengalami peningkatan sebesar Rp 214,85 miliar lebih atau sebesar 14,58 persen, dan bila dibandingkan dengan realisasi penerimaan pendapatan tahun anggaran 2015 yang sebesar Rp 12.473,34 triliun lebih.

Pendapatan asli daerah dengan target sebesar Rp 283,93 miliar lebih dengan capaian realisasi sebesar RP 277,68 miliar lebih atau 97,80 persen, dan dana perimbangan dengan target sebesar Rp 1.412,56 triliun lebih dan dicapai sebesar Rp 1.409,01 triliun lebih atau 99,75 persen.

Demikian pula capaian realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2016 sebesar Rp 277,68 miliar lebih, yang bila dibandingkan dengan capaian realisasi penerimaan PAD tahun anggaran 2015 sebesar Rp 273,50 miliar lebih, mengalami peningkatan sebesar 4,17 miliar lebih atau 1,53 persen.

Capaian realisasi pada tahun anggaran 2016 sebesar Rp 1.409,01 triliun lebih, mengalami peningkatan sebesar Rp 210,88 miliar lebih atau sebesar 17,60 persen. Hasil audit BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat diperoleh Silpa untuk tahun  anggaran 2016 sebesar Rp 46,46 miliar lebih.

“Ke depan mari kita bekerja bersungguh-sungguh untuk lebih meningkatkan PAD kita. Pembangunan harus lebih banyak dicapai untuk memakmurkan Sulawesi Barat. Juga perlu pengkajian tentang organisasi untuk efektif penggunaan dana pembangunan dan realisasinya,” harap ABM.

Sekarang ini, masih penjelasa Gubernur Ali Baal, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah kita jadikan Dinas Pendapatan Daerah yang tugasnya mencari uang dan menerima serta menampung. Tapi bukan untuk mendistribusikan ke setiap OPD, akan tetapi akan diserahkan ke Bappeda untuk taraf perencanaan dan membagi-bagi uang supaya efektif apa yang jadi program prioritas.

Wakil Ketua DPRD Sulbar, Harun, yang memimpin rapat tersebut menyampaikan, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Sidang Paripurna DPRD Sulbar ini dihadiri oleh 15 Anggota DPRD Sulbar, sejumlah pejabat Eselon II dan Eselon III lingkup Pemprov Sulbar. Advertorial

HUMAS/SEKRETARIAT DPRD SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR