Victor Paotonan, tengah berpakaian resmi putih-putih, sebelum dilantik sebagai Wakil Bupati Mamasa 2013. Victor disambut oleh Radithya Ardimas Anwar di Lapangan Sepakbola Mamasa, 2013. (Foto: Ist.)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Langit Paladan, Mamasa, akan jadi penyaksi upacara pemakaman mantan Wakil Bupati Mamasa dua periode, Victor Paotonan. Jika tak ada aral, Hari ini, Selasa, 13 September 2016, jasad almarhum Victor Paotonan atau papa Elva—sapaannya—akan dikebumikan di Paladan, Sesena Padang, Mamasa.

Dari daerah ketinggian yang dingin itu, Victor akan bersemayam bersama mayat para leluhurnya. Salah seorang leluhurnya yang paling dia kagumi, hormati, dan tauladani adalah Demmatande: pejuang kemerdekaan bangsa ini dari bumi Mamasa.

Demmatande dan rekan berjuang sampai titik darah penghabisan di Benteng Salu Banga, Paladan, Sesena Padang, Mamasa. Selain Demmatande, almarhum Victor juga begitu mengagumi tokoh pejuang lainnya, seperti Tandi Bali, Demma Musu’, Demmajannang, Pua’ Sela, dan Andola.

Dari merekalah, Victor banyak belajar tentang arti sebuah kemerdekaan, pembebasan, kemajuan, dan patriotisme kebangsaan. Victorlah—salah satu tokoh sentral Mamasa—yang mencetuskan agar Benteng Salu Banga di bukit Paladan itu dijadikan sebagai salah situs sejarah yang penting Mamasa.

Victor jualah yang merintis jalan agar nama Demmatande diusulkan sebagai salah satu cikal bakal Pahlawan Nasional. Sayang seribu sayang, perjalanan perjuangan itu belum membuahkan hasil ketika penyakitnya telah merenggutnya di Rumah Sakit Medistra Jakarta, beberapa bulan lalu.

Hari ini, Victor—papa Elva—akan berada di alam baka untuk selama-lamanya. Ikuti secara lengkap sajian tentang Victor dan Benteng Salu Banga, Paladan.

SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR