(Ki-Ka) Kapolda Sulbar yang diwakili oleh Karo Rena (Perencanaan) Kombes Pol Deni Hermana, Ketua Umum DEIT Annar Salahuddin Sampetoding, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, dan Pj Ketua DPRD Provinsi Sulbar Hj. Amalia Fitri Aras Tammauni di Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 22 Desember 2017. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar melantik Pengurus Dewan Ekonomi Indonesia Timur Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di ruang pertemuan lantai tiga Kantor Gubernur Sulbar, Mamuju, Jumat, 22 Desember 2017.

Jajaran pengurus Dewan Ekonomi Sulbar yang dilantik, masing-masing: Ketua Umum Faharuddin Kasim, Wakil Ketua Umum Andi Taufan, Wakil Ketua Heri Ali, dan Wakil Ketua Amran HB.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar mengemukakan, pengurus Dewan Ekonomi yang sudah dilantik ada sebagian yang menjadi pengurus dalam jajaran Perusahaan Daerah.

Dengan demikian, akan lebih memberikan kontribusi yang lebih baik lagi dalam pelaksanaan tupoksi di Dewan Ekonomi. Kedua organisasi tersebut saling menunjang dalam perkembangan pembangunan dan kemajuan perekonomian Sulbar untuk Maju dan Malaqbiq.

Untuk lebih mempertajam programnya, Dewan Ekonomi juga harapkan dibentuk kepengurusannya di daerah.

Saya menginginkan ke depan agar Dewan Ekonomi Indonesia Timur, khususnya di Sulbar, yang telah dilantik dapat bekerja dan bersinergi dengan pemerintah dalam membangun Sulbar yang lebih baik. Sebagai pembina tentunya akan terus mendukung setiap kegiatan untuk kemajuan Sulbar sesuai dengan koridor yang berlaku dan tidak bertentangan dengan ideologi Pancasila,” harap Ali Baal Masdar.

Ketua Umum Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) Annar Salahuddin Sampetoding mengemukakan, merujuk Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Kemasyarakatan, Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT) merupakan organisasi yang mewadahi para pengusaha-pengusaha di Indonesia timur.

Sebarannya terdiri dari 12 provinsi, masing-masing: Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo,Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, NTT, dan NTB.

Lanjut Annar Sampetoding, Dewan Ekonomi Indonesia Timur ini merupakan organisasi mandiri, tidak berpolitik, dan tujuannya fokus mengembangkan sumberdaya alam maupun sumber daya manusia. Juga turut mendorong pertumbuhan perekonomian di wilayah Indonesia timur.

Dewan Ekonomi juga telah mengembangkan cabang di 15 negara, dengan tujuan bisa menyambungkan antara investor-investor dari luar untuk berinvestasi ke dalam negeri.

Ketua terpilih Dewan Ekonomi Indonesia Timur Provinsi Sulbar, Faharuddin Kasim mengharapkan, dengan terbentuknya Dewan Eknomi di Sulbar ini, bisa memajukan perekonomian, mengejar ketertinggalan. Sehingga, kata Faharuddin, ke depan sinergi dengan Pemerintah Sulbar, semua elemen, semua pihak, pertumbuhan ekonomi Sulbar akan semakin meningkat.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Pj Ketua DPRD Provinsi Sulbar Hj. Amalia Fitri Aras Tammauni, Kapolda Sulbar yang diwakili oleh Karo Rena (Perencanaan) Kombes Pol Deni Hermana, Lanal Mamuju Letkol Marinir  Siangka, Kepala Kesbang Pol dan Linmas Provinsi Sulbar Rahmat Sanusi, serta sejumlah undangan.

HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR