Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar didampingi Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin saat memimpin rapat laporan realisasi serapan DAK di ruang pertemuan oval Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 20 Juli 2017. (Foto: Ilham)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bilang pada semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sulbar yang menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 agar sampaikan laporan hasil serapannya.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sulbar di ruang pertemuan Oval Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 20 Juli 2017.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Ali Baal Masdar didampingi Sekprov Ismail Zainuddin. Rapat ini membicarakan serapan DAK yang dikelola pada setiap OPD.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Parman Parakkasi  menyampaikan, realisasi DAK yang telah dicairkan baru sekitar 48 persen dari 75 persen yang seharusnya diserap untuk triwulan pertama.

Kata Parman lagi, pencairan selanjutnya akan menyusul, dan sudah ditandatangani pencairanya sehingga bisa mencapai 58 persen.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Nasaruddin menyampaikan, DAK untuk Dinas PU-PR sebesar Rp 36 miliar yang terbagi untuk dua bidang, yaitu bidang irigasi dan bidang jalan.

“Untuk bidang irigasi sudah berjalan kontrak dan uang muka sudah diambil. Kemudian di bidang jalan ada dua paket, yaitu ruas Jalan Lampa sebesar Rp 24 miliar dan ruas Jalan Lampa sebesar Rp 6 miliar,” jelas Nasaruddin.

Kepala Dinas Kesehatan, Achmad Azis juga menyampaikan, berdasarkan hasil presentasi realisasi DAK telah mencapai 49 persen.

Kabid Amir Biri pada kesempatan tersebut melaporkan, DAK yang ada di Sulbar tahun 2017 sesuai Peraturan Presiden Nomor 97 sebesar RP 168 miliar. Semua telah dicairkan sejak bulan April dan dikirim dari rekening kas umum negara itu sejak April sebesar Rp 50 miliar atau 30 persen.

“Pencairan DAK itu secara bertahap. Pencairan DAK untuk tahun ini tak sama lagi di tahun sebelumnya. Karena tahun ini sangat tegas dari tahun sebelumnya. DAK sekarang diatur secara per bidang. Jika ingin dicairkan harus memenuhi syarat 75 persen, dan syarat tersebut sangat tegas. Kami sudah tiga kali menyurat ke Gubernur Sulbar untuk menyurati OPD,” jelas Amir Biri.

Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin menambahkan, untuk pencairan DAK SMA/SMK memang ada keterlambatan karena dari kementrian juga kemarin menunggu hasil penetapan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar pada kesempatan tersebut menekankan, kepada setiap OPD untuk menjalankan DAK sesuai dengan yang diprogramkan dan melaporkan DAK sesuai data yang ada.

“Jangan lagi ada masalah. Kita tak ingin hal itu terjadi. Untuk DAK, ke depan insya Allah kita akan ada tambahan anggaran sesuai kesepakatan dengan Kementerian Keuangan. Ke depan, kita kerja demi masa depan Sulbar. Secepatnya selesaikan data pelaporan penyerapan anggaran DAK,” tegas Ali Baal Masdar.

Yang hadir dalam rapat: Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kepala Dinas PU-PR Sulbar Nasaruddin, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parman Parakkasi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Abdul Samid, Kepala Dinas Kesehatan Achmad Azis, dan Kabid Amir Biri.

ILHAM/HUMAS PEMPROV SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini