Pj. Gubernur Sulbar Irjen Pol. Drs. Carlo Brix Tewu (tengah) didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Andi Achmad Sukri Tammalele (kiri) ketika sedang memantau UNBK di SMK Negeri 1 Rangas, Mamuju, Sulbar, Senin pagi, 3 April 2017. (Foto: Humas Pemprov Sulbar)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Penjabat Gubernur Sulbar Irjen Pol Drs. Carlo Brix Tewu melakukan pantauan dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat SMK/sederajat yang berlangsung mulai Senin, 3 April 2017. Pantauan ini dilakukan oleh Carlo B Tewu di SMK Negeri 1 Rangas, Mamuju, Sulbar.

Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu pada saat melakukan peninjauan mengemukakan, pelimpahan kewenangan pemerintah kabupaten ke provinsi merupakan suatu program baru yang harus diterapkan. Selaku kepala daerah, Carlo Tewu membuka ruang dan kritikan, serta hal-hal yang perlu dilakukan dalam memaksimalkan kebijakan pelimpahan tersebut.

Melalui pelimpahan kewenangan tersebut, daya kreatif bisa lebih maksimal. Kepada pihak sekolah, Gubernur Carlo tekankan agar kiranya memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar karena hal itu merupakan salah satu pendukung dalam mendidik siswa.

Tidak hanya itu, Carlo juga menyampaikan, diperlukan koordinasi yang baik demi meningkatkan pelayanan secara maksimal bagi generasi bangsa. “Ya, mudah-mudahan dengan adanya pelimpahan ini semua SMK bisa lebih bagus lagi, terutama analisa kebutuhannya,” kata Carlo B Tewu.

Kepala SMK Negeri 1 Rangas Mahmud Ridwan menyampaikan, terkait pelimpahan kewenangan kabupaten ke provinsi, tidak sedikit guru yang harus dimutasi. Hal itu dianggap, kata Mahmud, tidak sesuai dengan kebijakan yang ada karena menimbulkan berbagai permasalahan di sekitar sekolah.

Tidak hanya itu, Mahmud juga bilang bahwa SMK dianggap masih termarjinalkan, dan itu bisa diukur dari bantuan dana pemerintah yang masih minim sehingga membuat daya kreatifitas guru dan siswa tidak maksimal.

“Salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas anak-anak didik, ya, kita harus bisa bisa kerja sama dengan dunia industry,” harap Mahmud Ridwan.

Sesuai data yang ada, siswa SMKN I Rangas yang mengikuti UNBK berjumlah 236 orang yang terbagi tujuh jurusan, yaitu; Tekhnik Elektro, Elektronika Industri, Bangunan, Multimedia, Mesin, Otomotif dan Pertanian.

Ketika sedang melakukan pantauan UNBK di SMKN 1 Rangas, Mamuju, Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Andi Achmad Sukri Tammalele, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Unung Panjaitan, dan Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Barat, Baden. Advertorial

FARID/SARMAN SHD

TINGGALKAN KOMENTAR