Pj. Gubernur Sulbar Carlo B Tewu (dua dari kiri) bersama Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang (dua dari kanan) dan Ketua KPU Sulbar Usman Suhuriah (kiri) sedang memerhatikan papan rekapitulasi perhitungan suara di Kantor KPU Mamuju, Kamis sore, 16 Februari 2017. (Foto: Samsul)

“Semua calon Gubernur-Wakil Gubernur adalah pemenang karena telah memperoleh suara dari rakyat,” kata Brigjen Pol Nandang.

TRANSTIPO.com, Mamuju – Untuk memastikan bahwa perhitungan suara hasil Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar pada Rabu kemarin,15 Februari 2017, berlangsung aman dan lancar.

Karena itulah, Penjabat Gubernur Sulbar Carlo B Tewu melakukan pantauan langsung ke Kantor KPU Sulbar, Kantor KPU Mamuju, dan Kantor Camat Mamuju, Kamis sore, 16 Februari 2017.

Di Kantor KPU Sulbar, Penjabat Gubernur Sulbar Carlo B Tewu bertanya kepada Ketua KPU SUlbar Usman Suhuriah terkait sistem kerja dari Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU Sulbar yang saat ini sementara masih dalam penginputan oleh KPU Sulbar.

Kepada Komisinoer KPU Sulbar, Carlo B Tewu juga mempertanyakan data yang dikirim ke KPU pusat dan diakses oleh masyarakat melalui Situng KPU Pilkada berasal dari mana saja dan bagaimana cara melakukan pengiriman data.

Selain itu, lelaki kelahiran Minahasa tersebut juga menanyakan, kenapa hingga saat ini masih banyak data dari kabupaten yang lambat masuk?

“Apa yang menjadi penyebab data terlambat masuk dari kabupaten. Karena sistem hitung ini bersifat online, KPU harus mengantisipasi agar tidak terjadi pemadaman listrik,” tandas Carlo dalam nada tanya.

Menjawab pertanyaan jenderal bintang dua tersebut, Usman Suhuriah menyampaikan, proses penginputan data yang dikirim ke Situng KPU merupakan data yang berasal dari TPS, kemudian direkap di KPU Sulbar dan selanjutnya discan dan dikirim ke Situng KPU RI.

Terkait masih terdapat data yang lambat masuk dari kabupaten, Usman Suhuriah yang didampingi beberapa Komisionr KPU lainnya menjelaskan, data yang belum masuk dari kabupaten terkendala akses karena sejumlah desa banyak terdapat di pelosok.

Untuk mengantisipasi pemadaman listrik, jelas Usman, di Kantor KPU Sulbar telah standby (disiapkan) dari pihak PLN hingga lima hari ke depan.

Setelah berkunjung ke Kantor KPU Sulbar untuk melihat penghitungan cepat, Carlo melanjutkan pantauan ke kantor KPU Mamuju. Di Kantor KPUD Mamuju, Carlo B Tewu melihat langsung perekapan data dari TPS yang dilakukan oleh KPU Mamuju beserta jajarannya.

Carlo berharap kepada jajaran KPU untuk menjaga kesehatan sehingga pelaksanaan penghitungan dan perekapan data bisa selesai dengan cepat dan aman. Selain ke Kantor KPUD Mamuju, Carlo B Tewu juga melakukan pantauan di Kantor Camat Mamuju.

Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang yang turut mendampigi Carlo B Tewu, menyampaikan bahwa pelaksanaan pilkada telah usai. Perberdaan yang terjadi merupakan keindahan.

“Semua calon Gubernur-Wakil Gubernur adalah pemenang karena telah memperoleh suara dari rakyat,” kata Brigjen Pol Nandang.

FARID/HUMAS SULBAR

TINGGALKAN KOMENTAR