Anwar Adnan Saleh sedang diwawancara oleh sejumlah awak media, di Benteng Kayu Banga, Bukit Paladan, Sesenapadang, Mamasa, Jumat, 9 September 2016. (Foto: Zulkifli)

TRANSTIPO.com, Mamasa – Menjelang Pilgub Sulbar 2017, Anwar Adnan Saleh mengatakan bahwa Golkar di Sulbar sudah mau kiamat dan dirinya rela Enny mundur dari DPR-RI untuk maju di Pilgub Sulbar nanti.

Penegasan itu disampaikan Anwar kepada selusinan awak media yang mewawancarainya di Benteng Kayu Banga, Bukit Paladan, Sesena Padang, Mamasa, Jumat, 9 September 2016.

“Saya berharap Pilgub nanti lancar dan tak ada masalah. Golkar ini saya ndak tahu mungkin mau kiamat barangkali. Saya tak kecewa karena diberhentikan dari Golkar. Saya diberhentikan karena saya memenangkan Jokowi – JK di Sulbar pada Pilpres lalu, tapi saya lihat mereka juga sudah mulai mendukung Jokowi – JK,” Jelas Anwar.

Menurut Anwar, “Dalam Pilgub Sulbar ini, ibu Enny sudah pasti berpasangan dengan pak ABM. Saya merelakan ibu Enny mundur dari DPR-RI untuk kepentingan Sulbar.”

Dengan didorongnya ibu Enny di Pilgub ini, Anwar punya alasan yang kuat. Katanya, beberapa kalangan—termasuk pengamat ekonomi di Jakarta—menemui dan berkomunikasi dengannya, bahwa masih perlu didorong 5 tahun lagi biar selesai apa yang dirintis Anwar selama 10 tahun bisa memenuhi harapan rakyat Sulbar.

“Kita khawatir nanti kalau ada kebijakan-kebijakan yang tak sesuai dengan perencanaan yang ada. Dan, ABM juga siap melanjutkan apa yang saya sudah mulai,” terang Anwar kepada sejumlah wartawan di arena acara Rambu Solok keluarga almarhum Victor Paotonan di Mamasa.

Gubernur Sulbar dua periode ini menambahkan, selama jadi gubernur dirinya mengaku tak pernah hitung-hitungan untung rugi dengan Enny, mereka hanya biasa-biasa saja.

“Saya jadi gubernur hampir 10 tahun, ya, begini-begini saja. Yang penting rakyat bisa merasakan apa yang telah saya lakukan selama dua periode jadi gubernur. Ternyata dua periode ini tidak cukup. Banyak kalangan minta ibu jadi 01, tapi saya bilang tidak, karna dia juga kelelahan. Saya selama menjabat yang banyak membantu adalah dia (Enny, red). Saya bilang tidak apa jadi 02 yang penting bisa menang dan bantu meneruskan apa yang sudah kita rintis selama ini,” tutup Anwar.

ANDI ARWIN/SARMAN SHD

 

TINGGALKAN KOMENTAR