Ketua Garda Bangsa Sulbar, Iswar Anwar Tandean (kiri) ketika sedang menutup acara Rapat Koordinasi di d’Maleo Hotel & Convention Mamuju, Sabtu malam, 13 Mei 2017. (Foto: Risman)

TRANSTIPO.com, Mamuju – Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) adalah salah satu organisasi kepemudaan yang dimiliki olek Partai Kebangkitan bangsa (PKB).

Untuk Sulbar, Garda Bangsa ini ini hadir sejak beberapa tahun lalu. Organisasi pemuda sayapa partai yang didirikan oleh KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini, kini dipimpin oleh seorang pemuda progresif Iswar Anwar Tandean.

Pemuda Iswar bukanlah anak baru dalam partai yang secara nasional kini dipimpin mantan aktifis muda NU, Muhaimin Iskandar. Dalam kapasitas PKB Sulbar misalnya, ia tercatat sebagai Sekretaris Umum PKB Sulbar.

Sejak menakhodai Garda Bangsa, Iswar terus berbenah. Ia mengonsolidasi lembaga sayap PKB ini hingga ke semua kabupaten di Sulbar.

Dinamika gerakan massif Iswar, seperti dalam caranya ia memelihara jenggotnya: terkadang lebat, kadang pula perlu dicukur tipis. Tapi, meskipun begitu, dinamisasi dalam membangun semangat kepemudaan dalam Garda Bangsa, ia tak mengenalkan gerakan menipis—untuk tidak menyebut bahwa sekali bergerak teruslah bergerak.

Pada Sabtu malam, 13 Mei 2017. Garda Bangsa Sulbar kembali mengonsolidasi diri. Acara ini dilaksanakan di d”Maleo Hotel & Convention Mamuju. Konsolidasi ini diberi nama rapat koordinasi organisasi.

Rapat kordinasi ini dihadiri oleh Ketua DPW PKB Sulbar, Hasan Bado, dan tentunya Iswar Anwar Tandean selaku Ketua Garda Bangsa Sulbar.

Hadir pula Yahya Hanafi dan sejumlah pemuda yang tergabung dalam gerakan pemuda kebangkitan bangsa. Temanya rapat ini, “Menangkan Rakyat dalam Pertarungan Menuju 2019”.

“Rapat koordinasi untuk kali pertama ini bertujuan mengaktifkan kembali pemuda di sejumlah wilayah. Membangun kesadaran pemuda dalam berpolik, juga membicarakan Pileg 2019, yang oleh PKB akan melakukan apa,” kata Iswar kepada laman ini.

Menurut Ketua Garda Bangsa Sulbar ini, untuk saat ini kita belum bisa membicarakan lebih jauh tentang Pileg 2019. Kita masih menunggu instruksi dari Ketua Umum DPP PKB di Jakarta.

Tapi, dalam hemat pikir Iswar, selaku Ketua Garda Bangsa, kehadiran lembaga ini akan menjadi ruang-ruang solusif untuk Partai Kebangkitan Bangsa ke depan.

“Dengan lahirnya Garda Bangsa di Sulbar ini, kami yakin PKB akan kian besar,” tegas Iswar Anwar Tandean.

Ketua PKB Sulbar, Hasan Bado, saat diwawancarai mengatakan, rapat koordinasi ini untuk konsolidasi. “Semangat kebersamaan dalam tahapan mengidentifikasi bakal caleg-caleg kita yang berniat maju di Pileg 2019,” kata Hasan Bado.

“Untuk menghadapi pilek 2019 nanti, strategi yang kami lakukan yakni memperbanyak silaturrahmi dengan semua pihak, baik dalam PKB sendiri terlebih lagi kepada tokoh-tokoh masyarakat dari yang Muslim maupun yang non Muslim,” kata Hasan Bado menutup wawancara ini.

RISMAN SAPUTRA

TINGGALKAN KOMENTAR